Warga Sindanglaut Temukan Batu Meteor Seberat 2 Kg, Selama Bertahun-Tahun Tak Terekspos

- Redaksi

Kamis, 8 Februari 2018 - 20:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Batu meteor seberat 2 kg ditemukan oleh Engkus (47) warga Kaligawe Wetan dan Muhamad (75) warga asal Sindanglaut, di Lembah Leuwi Liang Desa Tonjong Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon. Batu tersebut berukuran sebesar kepala bayi dengan kontur bulat lonjong.

Bentuknya yang demikian tersebut akibat perjalanan menuju atmosfer bumi yang terbakar dan menumbuk permukaan tanah. Tumbukan tersebut mengakibatkan cekungan seluas 10 hektar yang sudah terjadi ribuan tahun, bahkan jutaan tahun lalu.

Saat ditemui di bilangan Jl. Sindanglaut Pabuaran Kabupaten Cirebon, Engkus dan Muhamad menceritakan tentang batu yang mereka temukan beberapa tahun silam tersebut. Menurut Engkus, penggalian batu meteor ini berawal dari keanehan di wilayah area Leuwi Liang yang selalu diselimuti oleh kabut.

Padahal, di sekitar tidak terdapat kabut. Sehingga, hal tersebut menimbulkan penasaran tentang fenomena apa yang terjadi di area Leuwi Liang yang selalu diselimuti oleh kabut saat malam hari.

Engkus dan Muhamad bertekad untuk bersama-sama turun ke dalam Leuwi Liang dan menggali tanah di tengah cekungan. Akhirnya, mereka berhasil menemukan sebongkah batu yang hitam aneh diselimuti oleh tanah. Setelah dibersihkan dari tanah yang menempel, batuan tersebut berbentuk bola lonjong dan sangat keras. Ketika didekatkan magnet, ternyata menempel dengan kuat, padahal bukan besi melainkan sebongkah batu seberat 2 kg.

Baca Juga :  Puluhan  Warga Tanggul Rorotan Geruduk Pemkot Bekasi

Sedangkan menurut Muhammad, keberadaan batu meteor seberat 2 kg tersebut belum banyak yang mengetahui karena belum diekspos ke pada masyarakat luas. Namun, setelah berunding dengan Engkus, disepakatilah bahwa batuan langka ini akan diberitakan kepada publik. Dan jika ada orang atau badan yang berminat untuk melihat ataupun memiliki batuan meteor langka ini, bisa datang ke Engkus saja.

“Kami sepakat akan melepas batu meteor ini jika ada yang berminat bisa menghubungi Pak Engkus,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Berita Terbaru