5 Desa di Kabupaten Cirebon Terdampak Kekeringan, BPBD Kirim Air Bersih

- Redaksi

Jumat, 4 Oktober 2019 - 21:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Sejumlah desa di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat hingga kini masih terdampak kekeringan. Musim kemarau panjang membuat sejumlah desa kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon dan PDAM mengirimkan pasokan air bersih ke lima desa terdampak kekeringan yakni Desa Winduhaji Kecamatan Sedong, Desa Dawuan, Desa Sampiran, Desa Ciwaringin, dan Desa Pasindangan Kecamatan Gunungjati.

Baca Juga :  Tangani Kekeringan di Kuningan, Tiap Hari BPBD Suplai Air Bersih

Korlap BPBD Kabupaten Cirebon, Faozan mengatakan, desa tersebut mengalami kekeringan cukup parah sehingga warganya tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk MCK.

“Kami berkoordinasi dengan PDAM dan instansi lainnya bergerak cepat agar warga mendapat pasokan air bersih,” katanya Jumat (4/10).

Menurutnya, selain memenuhi kesulitan air bersih warga terpaksa mengeluarkan uang ekstra untuk membeli air.

“Kalau ada bantuan, minimal bisa mengurangi resiko biaya pengeluaran anggaran rumah tangga untuk pembelian air bersih,” ujarnya.

Masing-masing desa mendapat pasokan air bersih 4 ribu hingga enam ribu liter, sesuai kebutuhan dan jumlah warga.

Baca Juga :  Era New Normal, 17 Mal di Kota Bekasi Terapkan Protokol Kesehatan

“Air diberikan sesuai luas wilayah dan jumlah warga yang terdampak di desa ” tuturnya.

Dalam pendistribusian air bersih, pihaknya berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan pihak keamanan.

“Aparat kami libatkan agar pendistribusian berjalan lancar dan air dapat diterima sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB