2.478.800 Liter Air Telah Disalurkan Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kabupaten Bekasi

- Redaksi

Minggu, 17 September 2023 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Memasuki pekan ketiga tanggap darurat bencana kekeringan akibat kemarau panjang, Pemkab Bekasi melakukan berbagai upaya untuk mencukupi ketersediaan air bersih warga dan mengatasi kekeringan lahan pertanian. 

Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Bekasi menyampaikan, hingga Sabtu (16/09/2023), pukul 21.00 WIB, sebanyak 2.478.800 liter air telah didistribusikan untuk warga yang mengalami krisis air bersih. 

Bantuan juga diberikan dalam bentuk penampungan air (toren), jerigen air dan ribuan galon air mineral. 

Untuk mengatasi kekeringan lahan pertanian, Pemkab Bekasi berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta menambah debit air saluran irigasi, membangun long storage, membersihkan sungai, pipanisasi PDAM dan membuat sumur satelit 

BPBD mencatat, sedikitnya ada 119.959 jiwa atau 37.697 KK terdampak kekeringan yang tersebar di 42 desa di 9 kecamatan dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi. 

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Adakan Pembekalan Bagi Eselon IIIB

Selain itu, ada 21.250 hektar lahan pertanian yang terdampak, dimana 3.615 hektar di antaranya masuk kategori lahan pertanian terancam. 

Daerah terdampak kekeringan berada di empat kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Bekasi, yakni Cibarusah, Bojongmangu, Serang Baru dan Cikarang Pusat. 

Sedangkan lima kecamatan lain berada di wilayah utara, yakni Sukawangi, Babelan, Tarumajaya, Muaragembong dan Pebayuran. 

Baca Juga :  Wakaf Literasi, Upaya Pemkot Cirebon Tingkatkan Minat Membaca

Upaya masif dilakukan BPBD Kabupaten Bekasi untuk mengatasi dampak kekeringan. Berkolaborasi dengan Polres Metro Bekasi, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, PDAM Tirta Bhagasasi, PMI, Baznas, FPRB, Destana/Katana dan relawan kebencanaan. 

Selain itu, Pemkab Bekasi juga mengerahkan seluruh perangkat daerah sebagai Liaison Officer (LO) di wilayah terdampak kekeringan, menyalurkan dan mengkoordinir bantuan dari pihak swasta. red

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !