Polres Bandung Ungkap Kasus Miras Oplosan yang Menewaskan Banyak Korban

- Redaksi

Selasa, 10 April 2018 - 19:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Warga yang menjadi korban miras maut di Kabupaten Bandung, dipastikan minum minuman keras oplosan jenis ginseng, di beberapa lokasi.

Dari keterangan saksi yang berjumlah enam orang, menyatakan meminum atau mengonsumsi minuman tersebut di beberapa lokasi.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan menjelaskan sejauh ini, hasil penyelidikan ada di dua lokasi.

“Ada dua lokasi para korban mengonsumsi miras ilegal ini, yakni di kolam pancing Kampung Bojong Asih, dan bypas jalan raya Bandung-Garut tempat penjualan miras itu,” katanya, di RSD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin, 9 April 2018.

Kapolres menegaskan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pendalaman jumlah korban.

“Korban ini masih terus berdatangan, baik di RS Cicalengka atau Majalaya. Untuk Majalaya saya belum cek ke sana, nanti saya cek setelah dari sini. Lokasi tempat mengonsumsi miras pun terus kita dalami,” paparnya.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Ungkap Jaringan Peredaran Narkoba

Pihak Polres Bandung dan RSD Cicalengka terus bersinergi data dan memperbarui informasi terkait perkembangan korban.

“Kita terus pantau perkembangan korban, karena diduga masih terus bertambah, baik yang di RS atau yang datang ke RS saat ini,” ujanya.

Baca Juga :  Wow, Home Industri Miras Oplosan ini Ternyata Sudah Beroperasi Selama 6 Bulan

Para pelaku penjual miras oplosan ilegal, telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita jerat para pelaku dengan UU Pangan, Pasal 204. Dan mungkin perda untuk penyebarannya kita akan kaji dulu, karena saya belum lihat perdanya untuk di wilayah kabupaten ini,” terangnya.(Red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize
E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB
Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September
GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize

Selasa, 15 September 2026 - 20:27 WIB

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Berita Terbaru

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

Cirebon

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:14 WIB