110 Badan Usaha Terima Satya JKN Award 2025, BPJS Kesehatan Apresiasi Kepatuhan Program JKN

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti (ketujuh dari kanan) bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar (keenam dari kanan) berfoto bersama para penerima Satya JKN Award 2025 kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta, Selasa (14/10/2025). Penghargaan ini diberikan kepada badan usaha yang dinilai paling patuh dan berkomitmen dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

i

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti (ketujuh dari kanan) bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar (keenam dari kanan) berfoto bersama para penerima Satya JKN Award 2025 kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta, Selasa (14/10/2025). Penghargaan ini diberikan kepada badan usaha yang dinilai paling patuh dan berkomitmen dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Jakarta – BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada 110 badan usaha yang dinilai paling berkomitmen dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan bertajuk Satya JKN Award 2025 ini menjadi bentuk apresiasi atas kepatuhan badan usaha dalam mendaftarkan serta membayarkan iuran bagi seluruh pekerjanya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menegaskan, kepatuhan badan usaha terhadap Program JKN bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan cerminan tanggung jawab moral dan sosial.

“Perlindungan kesehatan pekerja adalah fondasi keberlanjutan sebuah perusahaan. Ketika pekerja merasa aman dan terlindungi, produktivitas meningkat, dan loyalitas tumbuh. Kepatuhan pada Program JKN adalah wujud kesadaran akan kesejahteraan bersama,” ujar Ghufron di Jakarta, Selasa (14/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran Strategis Badan Usaha dalam Cakupan Kesehatan Semesta

Ghufron menyebut, badan usaha memiliki peran penting dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC). Per 1 Oktober 2025, kepesertaan Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,6% dari total penduduk Indonesia, di mana 67,2 juta peserta berasal dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sektor publik dan swasta.

“Capaian ini menunjukkan kontribusi besar badan usaha dalam menjaga kesinambungan Program JKN dan memperluas perlindungan kesehatan bagi pekerja,” tambah Ghufron.

Ia menegaskan, setiap pekerja berhak memperoleh jaminan kesehatan yang layak. Karena itu, perusahaan wajib mendaftarkan seluruh pekerjanya beserta keluarga, sekaligus membayarkan iuran secara rutin.

Baca Juga :  XLSMART dan Mitratel Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Digitalisasi Korporasi Indonesia

Dukungan dari Pemerintah dan Lembaga Negara

Dalam proses penilaian Satya JKN Award 2025, BPJS Kesehatan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga untuk memastikan transparansi dan objektivitas. Indikator penilaian meliputi kepatuhan pendaftaran pekerja, pelaporan upah, penggunaan aplikasi Electronic Data Badan Usaha (EDABU), serta kontribusi dalam program donasi sosial.

Baca Juga :  Diskominfostandi Kota Bekasi Gelar FPD dalam Renja Tahun 2026

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menilai penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara terhadap badan usaha yang berkomitmen menyejahterakan pekerja.

“Komitmen ini merupakan amanat konstitusi bahwa setiap orang berhak atas jaminan sosial. Kepatuhan badan usaha mendukung tercapainya UHC dan menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

Direktur Pertimbangan Hukum Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung RI Rudi Irmawan menegaskan, keberhasilan Program JKN tak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif dunia usaha.

“Kami bersama BPJS Kesehatan memperkuat sinergi hukum untuk mendorong kepatuhan melalui langkah preventif, represif, hingga litigasi. Kepatuhan harus menjadi budaya perusahaan,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Cris Kuntadi, menambahkan bahwa pemerintah terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pekerja formal dan informal mendapatkan perlindungan yang adil dan inklusif.

“Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlangsungan JKN melalui perluasan cakupan perlindungan. Mari kita bangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, berdaya saing, dan berkeadilan sosial,” katanya.

Dari sisi pemerintah pusat, Deputi III Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pemberdayaan Masyarakat Kantor Staf Presiden (KSP), Syska Hutagalung, turut mengapresiasi upaya seluruh pihak dalam memperkuat sistem jaminan sosial nasional.

“Meski masih banyak tantangan, kami berkomitmen mengawal agar Program JKN berjalan optimal. BPJS Kesehatan juga kami dorong untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi peserta,” pungkas Syska.(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka
Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
NutriSari Berangkatkan 22 Mitra UMKM untuk Umroh, Ada Program Tukar Sachet
Mercedes-Benz Gelar Technician Skill Contest 2026, Uji Kompetensi 64 Teknisi dari 14 Dealer
DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik
Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker
Bosch Rayakan 100 Tahun Teknologi Wiper, Visibilitas Jadi Kunci Keselamatan
New Honda Vario EVO 160 Night Ride, WMS Ajak 150 Bikers Nikmati Riding Malam

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:23 WIB

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Selasa, 8 September 2026 - 15:13 WIB

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Selasa, 8 September 2026 - 14:56 WIB

NutriSari Berangkatkan 22 Mitra UMKM untuk Umroh, Ada Program Tukar Sachet

Selasa, 8 September 2026 - 09:19 WIB

Mercedes-Benz Gelar Technician Skill Contest 2026, Uji Kompetensi 64 Teknisi dari 14 Dealer

Senin, 7 September 2026 - 15:20 WIB

DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB