Wawali Bekasi Buka Lomba Pramuka Tingkat II Kwarran se-Kecamatan Pondok Melati

- Redaksi

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 21:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Jakarta – Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono membuka lomba pramuka tingkat II Kwartir ranting se-Kelcamatan Pondok Melati yang di adakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur Jakarta Timur. Sabtu(24/08/2019).

Kwartir Ranting (Kwarran) adalah satuan organisasi yang mengelola Gerakan Pramuka di tingkat Kecamatan. Berdasarkan tingkatan/wilayahnya, Kwarran berkedudukan di Kecamatan atau tingkat II di Kota Bekasi.

Pada Lomba Pramuka tingkat 2 ini Para peserta akan beradu kreativitas pada lomba-lomba yang terlaksana mulai hari ini. yaitu, lomba tapak tenda yang mewajibkan peserta membangun tenda beserta isinya secara lengkap dengan dapur beserta tempat sampah.
Kemudian, lomba baris berbaris, lomba P3K, dan ada lomba pioneering yang dilaksanakan pada sore hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peserta juga diminta membuat gapura kecil dan tiang bendera yang kokoh di depan tendanya masing-masing dan pada malam hari, para peserta mengikuti lomba menyanyi lagu dan yel-yel yang dibarengi dengan pelaksanaan api unggun.

Baca Juga :  Peringati Sumpah Pemuda, Kementrian BUMN Gelar Pertemuan Kampus

Kegiatan tersebut merupakan salah satu wadah untuk mewujudkan keterampilan Pramuka Penggalang dan penegak, juga merupakan upaya membentuk kader kader muda dan mengajarkan, mendidik, anak-anak muda generasi bangsa dengan pengetahuan dan keterampilan supaya bisa menjadi insan yang lebih kreatif.

Kegiatan yang diselenggarakan selama 3 hari 2 malam ini sudah dimulai dari hari Jum’at (23/8) dan peserta akan kembali kerumah masing masing, pada Minggu (25/8/2019).

Tri Adhianto yang berkesempatan menjadi Inspektur upacara mengapresiasi adanya kegiatan ini dan mengamanatkan kepada para peserta untuk mengikuti lomba dengan kompak, jujur dan menjunjung tinggi sportifitas.

” Pertama saya apresiasi adanya kegiatan ini, karena kegiatan ini adalah sebagai ajang pembinaan dan pendidikan, berkreatif dalam segala hal khususnya kepada siswa-siswi Pramuka Penggalang dan penegak supaya mempunyai jiwa nasionalis dan patriotis, “ungkapnya.

Baca Juga :  Desa Sindang Mulya Ajak Warga Datang ke Posyandu Guna Imuniasi Polio Anak Balita

” untuk anak-anak ku yang akan berlomba hari ini, junjung tinggi sportifitas, jaga kekompakan didalam regu masing masing, sebab kalau dalam suatu regu saja tidak kompak, pasti akan timbul kesalahan kesalahan dalam pengerjaannya. hargai tugas yang teman kalian kerjakan, jangan pernah menganggap remeh seseorang karna itulah yang akan menjadi kelemahan pada diri sendiri, kesampingkan ego masing masing, jangan anggap diri sendiri hebat, karna pada sifatnya, manusia itu saling membutuhkan satu sama lainnya.” Tegas Tri Adhianto.

Ia juga menyampaikan terkait isu sampah plastik yang saat ini tengah menjadi masalah besar di Indonesia, dan menyampaikan untuk mengurangi penggunaan plastik serta mengajak untuk memanfaatkan botol plastik untuk menjadi wadah tanaman hidroponik.

” Indonesia saat ini menempati peringkat kedua penyumbang sampah plastik terbesar ke laut. Apabila tidak segera ditanggulangi, World Economic Forum memprediksi di tahun 2050 akan lebih banyak sampah plastik di laut dibandingkan ikan nya, coba kalian bayangkan jika kalian mampir ke pantai yang dilihat itu cuma sampah, dan di bekasi sendiri tpst bantar gebang di prediksi tahun 2020 sudah tidak mampu lagi menampung sampah yang di produksi oleh warga jakarta dan bekasi,”

Baca Juga :  Dian Herdiana, Camat Rawalumbu yang Baru

Ia melanjutkan, ” Mari bersama kita ubah mindset dari sampah adalah sesuatu yang tidak berguna menjadi sesuatu yang dapat bernilai lebih, bernilai ekonomis, dan bahkan dapat menjadi sumber penghasilan untuk keluarga. Karna keterbatasan lahan di Kota Bekasi, kita bisa memanfaatkan sampah botol plastik bekas, menjadi wadah untuk tanaman tanaman hidroponik yang kita buat sendiri di halaman rumah atau sekolah, nanti hasil panennya bisa dimanfaatkan untuk konsumsi pribadi juga bahkan bisa di jual kemasyarakat luas dengan fasilitas dari pemerintah Kota Bekasi,” Tutup Tri Adhianto.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Kemnaker Siapkan Calon Juara Internasional
197 Aduan Masuk ke WhatsApp Kapolda Metro Jaya, Baru 36 Laporan Tuntas
Aksi 28 Oktober di Jakarta, Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis
RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo
Dari 1.730 Tim, 16 Terbaik Berebut Gelar Juara AXIS Nation Cup 2026
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:58 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Kemnaker Siapkan Calon Juara Internasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:49 WIB

197 Aduan Masuk ke WhatsApp Kapolda Metro Jaya, Baru 36 Laporan Tuntas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Aksi 28 Oktober di Jakarta, Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga

Berita Terbaru