Warga Kampung Bubulak Keluhkan Pengecoran Jalan

- Redaksi

Jumat, 22 Desember 2017 - 20:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bogor – Warga Kampung Bubulak RW 05 Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, mengeluhkan pengerjaan proyek Pemerintah Pengecoran di Jalan Raya Bojongkulur. Pasalnya, pengecoran tersebut terlihat amburadul dalam pengerjaannya.

Adi (25) warga RW 05 mengungkapkan, pada dua minggu lebih yang lalu saat pengecoran lanjutan terlihat dititik depan Gor Badminton Aneka Sport sangat tak bagus pengerjaannya.

“Saya liat proses pengecoran di depan Gor dan olahan semen yang keluar dari molen seperti sudah hampir mengeras. Hasilnya, keesokan harinya disaat corannya sudah keras terlihat menggumpal,” kata Adi, Jum’at (22/12/2017).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adi juga membeberkan, dari awal pengerjaan untuk dasar pengecorannya terlihat tak rata. “Walaupun cuma dasarnya, seharusnya dibuat rata antara sisi sama sisi agar hasilnya bagus saat proses pengecorannya. Hasilnya terlihat disaat coran kering permukaan jalan tak rata dan bergelombang,” tambahnya.

Baca Juga :  Astakira Sebut Disnakertrans Cianjur Belum Efektif Cegah TKI ilegal

“Kenapa kita kecewa, sebab kita bayar pajak PBB, dan program jemput bola oleh RT RW setempat berjalan dengan baik dengan menghasilkan pajak bumi bangunan rumah warga yang maksimal. Terbukti 90 persen warga desa bojongkulur tercatat di tahun ini saja bayar PBB nya lancar. Artinya, saya berhak protes dengan hasil proyek pemerintah yang mengecewakan,” tandasnya.

Hal senada juga juga dikatakan Prida (35) warga RW04, dirinya mengatakan dari awal pada proses pengecorannya dari tahap ke tahap lanjutan sambungan tak pernah melihat pihak pengawas dari dinas terkait.

Baca Juga :  Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan

“Kalau ada pengawas dari dinas terkait pasti hasil pengecorannya bagus, plastik sebagai alas pengecoran pun hanya sisi ujung kiri dan kanan, tidak full. Tapi lihat aja sendiri kang, tidak perlu orang yang mengerti yang awam pun soal pembangunan dapat menilai hasilnya,” ucap Prida kepada wartawan.

Dirinya pun menyayangkan sikap Dinas terkait khususnya pada UPT PUPR setempat yang terkesan cuek mengawasi pihak ketiga dalam hal ini kontraktor yang mengerjakan proyek pemerintah bidang peningkatan jalan.

“Saya kecewa dengan hasilnya, karna kita berbatasan dengan daerah Kota Bekasi, sangat beda ya proses pengecoran peningkatan jalannya. Kalau di kota bekasi pihak kontraktor terlebih dahulu melakukan pemadatan dasarnya agar rata sisi sama sisi kiri dan kanan, kalau disini yang diratakan hanya jalan berlubangnya saja memakai coran biasa,” ungkap Prida.

Baca Juga :  Peringati Hari Kusta ke-65, Pemkab Cirebon Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat

Diketahui, pihak ketiga atau kontraktor sebagai penyedia jasa mengerjakan peningkatan di Jalan Wanaherang – Bojongkulur Paket IV, dari PT. Karya Papindo Jaya, nilai kontrak yang terlihat dari plang proyek dipinggir jalan dengan pagu anggaran Rp 3,663,656,000. Dan konsultannya dari PT. Triexnas.

Diselembaran buku sosialisasi titik-titik lokasi pengerjaan proyek di Kecamatan Gunungputri, untuk paket proyek peningkatan Jalan Wanaherang – Bojongkulur pada Paket IV, adalah dengan nominal pagu anggaran sebesar Rp 4,117,590,000. Entah ada perubahan terkait pagu anggaran untuk proyek peningkatan jalan tersebut, jadi jika di minuskan sebesar Rp 453,934,000.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Pemerintahan

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:30 WIB