oleh

Walkot Bekasi: Prestasi Tercipta Berdasarkan Proses, Birokasi Bekerja dan Penguatan Adminitrasi

RJN, Bekasi – Apel Senin pagi hari ini, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjadi pembina apel di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Pemimpin apel dan para petugas Apel Senin yakni dari Dinas perhubungan Kota Bekasi. Dirangkaikan dengan penyerahan pengahargaan Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) tahun 2019.

Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan dan menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN untuk mengikuti setiap aturan yang dikeluarkan oleh BKPPD Kota Bekasi. Mengenai pakaian dinas harian yang telah di atur, sepatu hitam bertali, juga semua aturan mengenai kelengkapan berpakaian, juga membahas tentang kerapian tata cara berbaris dan juga jika memakai tas agar di kelola dengan baik di barisan paling belakang.

Mengenai penghargaan, Wali Kota menerangkan sebuah prestasi yang  diraih untuk Kota Bekasi, bahwa keberhasilan yang diraih diciptakan berdasarkan proses dari awal, keberhasilan tersebut jadi tidak mengawang ngawang, tentunya birokasi berdasarkan proses dari tiap dinas ke dinas juga dibentuk dari penguatan administrasi. Prosesnya, sejak menganggas sebuah ide dan mimpi harus mempunyai kolerasi rencana kerja perangkat daerah yang di aktualisaikan terhadap sebuah proses perencanaan yang kuat, itu yang harus di maknai dan pahami.

Pembahasan kedua, Wali Kota menanggapi beberapa laporan ya g masuk dan ramai di Media Sosial, salah satu nya yakni laporan jalan arteri kolektor yang terjadi penyumbatan, yang dampaknya menimbulkan genangan air. Camat yang berada di wilayah tersebut harus mempunyai solutif yang tepat, walaupun prosesnya lambat tapi hal solutif yang harus digunakan, karena masyarakat tidak mau tau tentang adanya beberapa hal di Pemerintah Kota akan tetapi tau nya hanyankering dan tidak ada genangan air kembali, sehingga warga bisa melihat kinerja dari Pemerintah Kota Bekasi

“Camat di wilayah, segera mungkin lakukan koordinasi ke PPID di Humas dan di Kompiladikan dengan Diskominfo, catatan tersebut lengkap dengan data akdi serta solutif di berbagai media sosiam dan juga data penyajian yang lengkap” ujar Wali Kota.

Laporan kedua, pagi ini ada pasien yang masuk ke RSUD dr. Chasbulla Abdul Majid yang menyatakan oleh pelapor bahwa keterbatasan alat yang steril, sekali lagi diberitahukan, bahwa warga tidak mau tau alasan yang ada di Pemerintah Kota Bekasi, yang mereka inginkan adalah bentuk pelayanan yang cepat dan kepastian yang tidak membuat was was para warga.

Pada Triwulan ke 4 ini, ada sebuah peningkatan tanggung jawab dalam bekerja, penyajian capaian, koordinasi menjadi baku, karena birokasi selalu identik dengan adminitasi, bermain dalam wacana aturan, keungan daerah, proses sinegritas, kepatuhan dari sebuah proses kegiatan tersebut. Semua Keberhasilan capaian kolerasi keuangan yang dinikai oleh Badan Pengelola Keuangan, dan pendampingan BPKP. ukuran kinerja yang baik tentunya benefit yang harus kita dapat, prestasi upaya dan proses dan saya kepala daerah ucapkan terima kasih atas proses tanggung jawab atas keberhasilannya.

Persiapanpada Tahun 2021, perencanaan penganggaran hasil diskusi dengan bappeda, dilarikan ke Kelurahan dan Kecamatan maisng masing untuk pengelolaan prioroitas pembangunan di wilayah, kita serahkan sampai ke RT RW yang ada di wilayah, kita sebagai Pemerintah Kota Bekasi hanya menerima laporan saja dan memilah jika ada double maupun ganda ajuan, harus juga diketahui oleh RT RW Tokoh masyarakat jugabpara kepala wilayah. Upload kegiatan kembalikan ke Kelurahan dan Kecamatan karena mereka yang tau wilayahnya sendiri, Bappeda hanya sebagai aprove kegiatannya, karena pola ini merupakan suatu design proses, design fakta, design penyajian, design yang benefit serta efisiensi dalam proses pelayanannya.

(ziz/rjn)

Komentar

News Feed