Walikota Bekasi Pantau Pendestrian dan Evaluasi NJOP Sisi Kalimalang

- Redaksi

Kamis, 13 Desember 2018 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Kaki: Walikota Bekasi Beserta jajaran berjalan kaki memantau NJOP Kalimalang Bekasi

i

Jalan Kaki: Walikota Bekasi Beserta jajaran berjalan kaki memantau NJOP Kalimalang Bekasi

RJN, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi nBersama Kepala Bapenda Kota Bekasi, H. Aan Suhanda, Kepala BPKAD Kota Bekasi, Supandi Budiman, Plt. Kepala Dinas Tata Ruang, Drs. Junaedi, Plt. Kepala Dinas BMSDA, Arief Maulana dan Camat Bekasi Selatan, Tajudin HM dan beserta para Uptd terkait melakukan peninjauan dan evaluasi Nilai Jual Objek Pengganti (NJOP) di Jalan KH. Noer Alie tepatnya di pendetrian Kalimalang, Kamis (13/12/2018).

Berawal dari Bekasi Cyber Park, Wali Kota mengumpulkan untuk evaluasi pendapatan dari mengenai pajak iklan dan lainnya, selain itu juga sekaligus mengecek penataan pendestrian di sisi kalimalang, Camat Bekasi Selatan dan Uptd dari Pengawas Bangunan maupun Pendapatan turut serta agar langsung ditindak lanjuti.

Di area Bekasi Cyber Park, Wali Kota memanggil Kepala Bidang Pendapatan dan menanyakan terkait iklan yang terpasang di bangunan BCP tersebut, karena pada bagian iklan tersebut tidak memiliki izin yang biasanya di tempel stiker dari proses ijinnya, Wali Kota mengintruksikan untuk iklan apapaun dimanapun bahkan di depan pintu mall yang berdiri iklan agar di tanyakan mengenai proses ijin nya.

Baca Juga :  Dua Sekolah Baru Hadir di Muktiwari, Pemdes: Ini Bukti Aspirasi Warga Didengar!

Terlihat dalam perjalanan, di pendestrian sisi Kali Malang banyak yang rusak, seperti pembatas jalan untuk motor agar tidak bisa lewat sudah hancur, berikut juga dari warga setiap sore juga banyak pedagang pedagang yang berjualan sehingga pendestrian tersebut juga efeknya dari situ.

Wali Kota menegaskan, bahwa jangan saat kunjungan Wali Kota saja jadi bersih atau rapi, setiap hari nya hatus tegas dan rapi, pedagang tidak ada yang berjualan di area pendestrian, dan di himbau agar menjaga fasilitas umum tersebut terkhusus untuk pejalan kaki.

Di sela sela perjalanan, ada seorang warga yang sudah tua datang menghampiri Wali Kota untuk meminta ijin dan mengadu mengenai parkir yang ada di sebelah rumahnya, karena setiap hari penuh dengan motor di area depan rumahnya, dan juga ia meminta ijin agar di buka tembok pembatasnya agar bisa mendirikan usaha warung makan, Wali Kota menanggapi dan memanggil Kasi Trantibum untuk segera pengelolaan parkir motor tersebut, dan untuk tembok pembatas akan segera diukur dan di benahi.

Baca Juga :  Bangunan Liar di Atas Saluran Air Dibongkar: Pemerintah Kota Bekasi Tegaskan Pentingnya Tertib Ruang

Penataan sumber potensi sekarang sudah ada Ruko, Hotel dan macam-macam lainnya, kalau ternyata Perlakuan di PBB nya masih sama pada SPPT tahun 1980an hanya tipe 21 berarti kan ada potensi potensi-potensi sumber pendapatan daerah yang selama ini sedang kita gali untuk membangun selisih dari sumber potensi yang ada di suatu wilayah. 

“Hari ini saya membawa dari intansi mengenai perizinan, yang selalu dijelaskan bahwa cara kerjanya adalah cara kerja yang simplikasi bukan koordinasi lagi, jika hanya andalkan koordinasi, tunggu perintah sudah ketinggalan termasuk cara kerja koordinasi nanti yang didapat adalah 1000 kali rapat tidak ada keputusan. Maka dari itu, sekarang kita harus berpikir yang saya sampaikan simplikasi dari sebuah proses dinamisasi yang pada akhirnya adalah menjadi cara berpikir 

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Kerahkan Alat Berat dan Petugas dari 6 UPTD Kebersihan

Di jelaskan kembali, bahwa membangun kesadaran diri sendiri memang begitu sulitz akan tetapi memang harus, seperti pantauan pada hari ini, pendestrian yang sudah bagus dan berani membongkar atas komando pihak yang hanya mementingkan diri sendiri, itu pada tahun 2015 lalu, lihat sekarang sudah bagus pendestriannya akan tetapi masih ada oknum yang mengijinkan berjualan, itu yang namanya kesadaran diri sendiri.

Dari Pemerintah Kota Bekasi akan bersikap tegas, untum memperindah Kota nya, ditambah dengan sketsa bangunan dan rencana program dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang telah mendesign revitalisasi Kalimalang yang sangat indah, akan menjadi momok pintu gerbang Jawa Barat dari DKI Jakarta.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati HANI 2026, BNK Kabupaten Bekasi Ajak Warga Lawan Narkoba Lewat Turnamen Bulutangkis
DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan
DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih
Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan
Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak
DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:45 WIB

Peringati HANI 2026, BNK Kabupaten Bekasi Ajak Warga Lawan Narkoba Lewat Turnamen Bulutangkis

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:38 WIB

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kabupaten Bekasi Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun untuk Dukung Pembangunan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:00 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak

Berita Terbaru