Walikota Azis Masih Mencari Solusi Transportasi Berbasis Online

- Redaksi

Sabtu, 30 September 2017 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Walikota Cirebon Nasrudin Azis menjelaskan terkait angkutan online dan mogoknya angkot hingga tanggal 2 Oktober nanti, bahwa pemerintah bukannya tidak melakukan sesuatu atau apapun. Pemerintah sedang mencari solusi dengan aparat terkait. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri acara HUT PMI ke-72 di Gedung Pusdiklatpri (eks Asrama Haji) yang terletak di Jl. Cipto Mangunkusumo no. 288 Kota Cirebon hari Sabtu (30/9).

Baca Juga :  Dishub Kabupaten Cirebon Pastikan Pembukaan Pintu Tol Ciledug Siap

Menurutnya, hari ini tidak terjadi kemacetan karena salah satu pihak (angkot konvensional, red) menghentikan operasionalnya, karena masih beroperasinya transportasi online. Namun, pihak pemerintah maupun kepolisian juga tidak punya daya untuk menghentikan transportasi online.

Baca Juga :  BNK Kabupaten Bekasi Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Melalui Program P4GN

“Tidak mungkin menghentikan tanpa dasar. Tidak mungkin mengandangkan mobil atau manusianya. Tidak ada undang-undang yang mampu melakukan itu,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Azis, pihaknya sudah memanggil pihak online, bahkan melayangkan surat berkali-kali. Namun, selama aplikasinya masih ada, pemerintah akan kesulitan.

“Bukannya kami tidak peduli pada konvensional. Tapi Jangankan pemerintah, petugas polisi juga tidak bisa menghentikannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Kejari Kota Cirebon Musnahkan Barang-Barang Bukti Hasil Sitaan

Dia menginginkan bahwa upayanya adalah terjadi kesepakatan dengan online dan konvensional. Mungkin bisa dari jam operasionalnya, atau tidak boleh mengambil penumpang dari tempat-tempat tertentu.

“Yang di pusatnya saja belum bisa, apalagi di Cirebon,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB