Walikota Azis Masih Mencari Solusi Transportasi Berbasis Online

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Walikota Cirebon Nasrudin Azis menjelaskan terkait angkutan online dan mogoknya angkot hingga tanggal 2 Oktober nanti, bahwa pemerintah bukannya tidak melakukan sesuatu atau apapun. Pemerintah sedang mencari solusi dengan aparat terkait. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri acara HUT PMI ke-72 di Gedung Pusdiklatpri (eks Asrama Haji) yang terletak di Jl. Cipto Mangunkusumo no. 288 Kota Cirebon hari Sabtu (30/9).

Menurutnya, hari ini tidak terjadi kemacetan karena salah satu pihak (angkot konvensional, red) menghentikan operasionalnya, karena masih beroperasinya transportasi online. Namun, pihak pemerintah maupun kepolisian juga tidak punya daya untuk menghentikan transportasi online.

“Tidak mungkin menghentikan tanpa dasar. Tidak mungkin mengandangkan mobil atau manusianya. Tidak ada undang-undang yang mampu melakukan itu,” jelasnya.

Menurut Azis, pihaknya sudah memanggil pihak online, bahkan melayangkan surat berkali-kali. Namun, selama aplikasinya masih ada, pemerintah akan kesulitan.

“Bukannya kami tidak peduli pada konvensional. Tapi Jangankan pemerintah, petugas polisi juga tidak bisa menghentikannya,” tuturnya.

Dia menginginkan bahwa upayanya adalah terjadi kesepakatan dengan online dan konvensional. Mungkin bisa dari jam operasionalnya, atau tidak boleh mengambil penumpang dari tempat-tempat tertentu.

“Yang di pusatnya saja belum bisa, apalagi di Cirebon,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Comment