Wali Kota Jenguk Bayi Kembar Siam Warga Bintara Jaya, Memastikan Pakai KS NIK untuk Prosea Bedah

- Redaksi

Rabu, 31 Juli 2019 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi- Mendapatkan kabar dari Media Sosial, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi langsung menuju ke kediaman Bapak Romi Darma Rachim dan Ika Mutiya Sari di gang pojok Bintara Jaya IV, Kecamatan Bekasi Barat.

Bayi yang diberi nama Ahmad Rahman Al Ayyubi dan Ahmad Rohim Al Ayyubi tersebut terlahir dengan bagian tubuh yang menyatu, Bayi kembar siam ini di lahirkan secara Caesar di RSAB Harapan Kita dan akan di proses secara medis dengan menggunakan Kartu Sehat Berbasis NIK Kota Bekasi sampai dengan selesai.

Usia Sang bayi yang kini berusia 10 bulan juga nampak sehat dan terlihat aktif keduanya saat di gendong Wali Kota Bekasi ,akan tetapi harus tetap menjalani bedah dalam waktu dekat ini, Wali Kota menegaskan kepada Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid untuk mengawal sampai dengan selesai prosesnya.

“Kita sudah buatkan KS yang ada nama bayi nya, sebelum nya masih berdua lalu diperbaharui Kartu Keluarganya sehingga kedua anak tersebut masuk ke KS NIK”kata salah satu warga Bintara Jaya, Ibu Sammah.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Bintara Jaya dr. Djoni Timbul.P menuturkan bahwa kondisi bayi kembar siam dalam keadaan baik dan sehat sehingga siap untuk menjalani operasi pemisahan.

Sebelumnya, mendapatkan informasikan bahwa RSAB Harapan Kita siap melakukan operasi, namun biaya yang sangat besar membuat keluarga Romi kebingungan, kadatangan Wali Kota Bekasi memastikan warganya yang membutuhkan untuk memakai KS NIK dalam operasi pemisahan tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi

Ika selaku ibu dari kedua anak tersebut menceritakan biayanya sekitar 1 Miliar, oleh karena itu Pemkot menyarankan memakai KS menurut ibu kader yang sudah langsung berkoordinasi dengan tingkat kota, serta mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Wali Kota untuk memastikan penggunaan Kartu Sehat” tambahnya.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan pak walikota melalui KS, sebenarnya semenjak cek kehamilan saya gunakan KS, dan rencananya operasi pemisahan nanti menggunakan KS jg,” ungkap Romi, ayah nya.

Baca Juga :  Hore, Alun-Alun Kejaksan di Buka Untuk Umum pada 7 April

Sekedar diketahui, Bayi yang lahir secara Caesar pada 24 September 2018, kini sudah 10 bulan berlalu, bayi kembar tersebut pun siap untuk dipisahkan.

Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa warga yang membutuhkan harus dan berhak mendapatkan pertolongan dari Pemerintah Kota Bekasi, program Kartu Sehat ini akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan menginformasikan bahwa Kartu Sehat Berbasis NIK walau di tanggal kartunya ada tertera masa aktifnya, misalkan habis pada tahun 2017, akan tetapi kartu tersebut bisa terpakai sampai masa kepemimpinan Rahmat Effendi selaku Wali Kota Bekasi.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru