Wali Kota Bekasi Turun ke Jalan! Tri Adhianto Temui Massa Buruh yang Tuntut Kenaikan UMK 2026 hingga 15 Persen

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 18:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berdiri di atas mobil komando saat berdialog dengan massa buruh dari Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) yang menggelar aksi di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (30/10/2025). Para buruh menuntut kenaikan UMK 2026 sebesar 10–15 persen dan pencabutan PP Nomor 35 Tahun 2021.

i

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berdiri di atas mobil komando saat berdialog dengan massa buruh dari Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) yang menggelar aksi di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (30/10/2025). Para buruh menuntut kenaikan UMK 2026 sebesar 10–15 persen dan pencabutan PP Nomor 35 Tahun 2021.

Bekasi – Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Kamis (30/10/2025). Mereka menuntut kejelasan pembahasan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Bekasi Tahun 2026 dan mendesak pemerintah daerah memperjuangkan kenaikan upah sebesar 10 hingga 15 persen.

Massa aksi berasal dari berbagai elemen serikat pekerja, di antaranya FSPMI, SGBN, FPBI, SPB, dan SPSI. Aksi yang berlangsung sejak pagi itu berjalan tertib dan mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian.

Menariknya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung menemui para pengunjuk rasa. Didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres Metro Bekasi Kota, Tri memilih berdialog dengan para buruh untuk mendengar langsung aspirasi mereka.

“Pemerintah Kota Bekasi sangat menghargai aspirasi yang disampaikan oleh rekan-rekan buruh. Namun perlu dipahami bersama bahwa keputusan terkait UMK harus melalui mekanisme yang diatur pemerintah pusat, dengan mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta kemampuan sektor usaha,” ujar Tri di hadapan massa aksi.

Tri menegaskan bahwa Pemkot Bekasi tidak akan menutup mata terhadap kesejahteraan pekerja. Namun, kebijakan kenaikan upah harus tetap realistis agar tidak menimbulkan dampak terhadap dunia usaha dan iklim investasi di daerah.

“Kesejahteraan buruh itu penting, tetapi kita juga harus memastikan keputusan yang diambil tidak merugikan pihak mana pun. Pemerintah berperan sebagai penengah agar keputusan pengupahan adil bagi pekerja dan tetap menjaga keberlangsungan ekonomi di Kota Bekasi,” lanjutnya.

Setelah menyampaikan orasi dan tuntutan, perwakilan buruh diterima untuk audiensi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi bersama Wali Kota Tri Adhianto dan Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah poin dibahas, termasuk desakan buruh untuk mencabut PP Nomor 35 Tahun 2021 serta memastikan adanya transparansi dalam pembahasan UMK 2026.

Baca Juga :  Peningkatan Pelayanan Kesehatan Kabupaten Bekasi Melalui Posyandu Remaja

Tri memastikan hasil audiensi akan dibawa ke dalam pembahasan Dewan Pengupahan Kota Bekasi, yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, dan perwakilan buruh.

Baca Juga :  Tri Adhianto Tjahyono Hadiri Parade Makanan Khas Bekasi

Aksi buruh di Bekasi ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilakukan serentak di berbagai daerah, menjelang pengumuman resmi Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 pada November mendatang.

Menutup pertemuan, Tri mengajak seluruh elemen buruh untuk terus mengedepankan dialog dan menjaga kondusivitas Kota Bekasi sebagai kota industri yang aman dan produktif.

“Kita ingin Bekasi tetap menjadi kota yang harmonis, produktif, dan sejahtera bagi semua,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung Pasar Gratis Peringatan Hari Santri Nasional
Dari Resolusi Jihad ke Era Digital, Ini Pesan Plt Bupati Bekasi untuk Santri
Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Lingkungan Pesantren yang Aman bagi Santri
Plt Bupati Bekasi Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berperan dalam Pembangunan
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:08 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung Pasar Gratis Peringatan Hari Santri Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dari Resolusi Jihad ke Era Digital, Ini Pesan Plt Bupati Bekasi untuk Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Lingkungan Pesantren yang Aman bagi Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Plt Bupati Bekasi Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berperan dalam Pembangunan

Berita Terbaru