Viral, Pengendara Motor yang Melintas di Trotoar dan Pejalan Kaki Dipukul

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Jatiwaringin– Beredar video seorang pengendara motor yang diduga driver ojek online memukul pejalan kaki di kawasan Jatiwaringin, Senin (6/8) pukul 18.50 WIB.

Dalam video berdurasi 2 menit 28 detik yang diunggah Koalisi Pejalan Kaki lewat akun YouTube-nya, Senin (6/8), terlihat seorang pria bernama Alif dan menegur setiap pengendara motor yang menggunakan jalur pedestrian. Alif merasa jalur pedestrian adalah hak nya sebagai pejalan kaki namun diambil oleh pengendara motor yang enggan terkena macet.

Bacaan Lainnya

Sampai akhirnya ada seorang ibu yang merupakan driver ojek online yang sedang membawa penumpang melintas di jalur pedestrian, Alif pun turut menegur driver ojek online tersebut.

“Kamu siapa? Kalau mau negur orang tuh yang hormat, yang sopan, ‘Bu, maaf ini salah’, bukan datang-datang lu ngomel, bingung gue,” ucap ibu itu.

“Ibu juga yang sopan, ini buat orang jalan kaki. Nggak ada petugas, saya pejalan kaki, saya pemakai trotoar,” tukas Alif.

Perdebatan terus berlanjut. Si ibu yang tak terima ditegur mulai memaki.

“Udah kayak polisi aja,” ucap ibu itu sambil melajukan motornya.

“Lain kali yang bener” ujar Alif

“Tobat, Bu,” teriak Alif sambil berlalu meninggalkan Ibu tersebut.

Alif pun melanjutkan aksinya untuk menegur beberapa pengendara motor yang juga melintas di jalur pedestrian. Namun tak disangka, Ibu tersebut mengejar Alif dan melayangkan pukulan memakai helm. Bahkan helm hitam yang digunakan untuk memukul Alif pun sampai terguling ke jalan.

Terkait tindakan pemukulan yang diterimanya, Alif berharap ada tes Psikologi terlebih dahulu sebelum membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Saya kira terkait pembuatan surat izin mengemudi, perlu dites psikologis. Jadi kalau kita lihat video itu, kalau ada polisi baru tertib, banyak marka rambu-rambu dan lain-lain. Kami juga sedikit pesimis penegakan hukum di negara ini terhadap perlindungan para pejalan kaki. Kita minta Kemenhub, Pak Roycke selaku Korlantas Polri untuk mengambil sikap yang tegas, kalau tidak terus-ada konflik sesama masyarakat di jalan raya,” tegasnya.

Pihak Grab pun memberi tanggapan melalui laman twitter @GrabID setelah banyak pengguna media sosial yang geram atas tingkah pemotor yang merupakan driver grab tersebut me-mention akun Twitter Grab Indonesia. Menurut pihak Grab Indonesia, kasus pemukulan tersebut sudah ditindak lanjuti oleh pihak Grab

“Terima kasih atas informasinya. Perihal ini sudah dalam penanganan dan tindak lanjut kami. Terima kasih,” tulis Grab Indonesia kepada salah satu netizen me-mention, Selasa (7/8/2018).

(red/RJN)

Pos terkait

Comment