Viral, Pengendara Motor yang Melintas di Trotoar dan Pejalan Kaki Dipukul

- Redaksi

Rabu, 8 Agustus 2018 - 06:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Jatiwaringin– Beredar video seorang pengendara motor yang diduga driver ojek online memukul pejalan kaki di kawasan Jatiwaringin, Senin (6/8) pukul 18.50 WIB.

Dalam video berdurasi 2 menit 28 detik yang diunggah Koalisi Pejalan Kaki lewat akun YouTube-nya, Senin (6/8), terlihat seorang pria bernama Alif dan menegur setiap pengendara motor yang menggunakan jalur pedestrian. Alif merasa jalur pedestrian adalah hak nya sebagai pejalan kaki namun diambil oleh pengendara motor yang enggan terkena macet.

Sampai akhirnya ada seorang ibu yang merupakan driver ojek online yang sedang membawa penumpang melintas di jalur pedestrian, Alif pun turut menegur driver ojek online tersebut.

“Kamu siapa? Kalau mau negur orang tuh yang hormat, yang sopan, ‘Bu, maaf ini salah’, bukan datang-datang lu ngomel, bingung gue,” ucap ibu itu.

“Ibu juga yang sopan, ini buat orang jalan kaki. Nggak ada petugas, saya pejalan kaki, saya pemakai trotoar,” tukas Alif.

Perdebatan terus berlanjut. Si ibu yang tak terima ditegur mulai memaki.

“Udah kayak polisi aja,” ucap ibu itu sambil melajukan motornya.

“Lain kali yang bener” ujar Alif

“Tobat, Bu,” teriak Alif sambil berlalu meninggalkan Ibu tersebut.

Alif pun melanjutkan aksinya untuk menegur beberapa pengendara motor yang juga melintas di jalur pedestrian. Namun tak disangka, Ibu tersebut mengejar Alif dan melayangkan pukulan memakai helm. Bahkan helm hitam yang digunakan untuk memukul Alif pun sampai terguling ke jalan.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-72 RI, Yayasan Bakti Putra Abadi Leuwigoong Siap Kibarkan Bendera Raksasa

Terkait tindakan pemukulan yang diterimanya, Alif berharap ada tes Psikologi terlebih dahulu sebelum membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Saya kira terkait pembuatan surat izin mengemudi, perlu dites psikologis. Jadi kalau kita lihat video itu, kalau ada polisi baru tertib, banyak marka rambu-rambu dan lain-lain. Kami juga sedikit pesimis penegakan hukum di negara ini terhadap perlindungan para pejalan kaki. Kita minta Kemenhub, Pak Roycke selaku Korlantas Polri untuk mengambil sikap yang tegas, kalau tidak terus-ada konflik sesama masyarakat di jalan raya,” tegasnya.

Baca Juga :  Sanggar Seni Roboh, 7 Orang Tewas Tertimpa Bangunan

Pihak Grab pun memberi tanggapan melalui laman twitter @GrabID setelah banyak pengguna media sosial yang geram atas tingkah pemotor yang merupakan driver grab tersebut me-mention akun Twitter Grab Indonesia. Menurut pihak Grab Indonesia, kasus pemukulan tersebut sudah ditindak lanjuti oleh pihak Grab

“Terima kasih atas informasinya. Perihal ini sudah dalam penanganan dan tindak lanjut kami. Terima kasih,” tulis Grab Indonesia kepada salah satu netizen me-mention, Selasa (7/8/2018).

(red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB