RJN, Bekasi – Bererdarnya video dan foto kotak suara tak bersegel terus ramai menjadi bahan perbincangan di tingkat PPK Bekasi Selatan. Namun sayang, saat dikroscek kebenaran berita itu ternyata dianggap tidak berdasar.
“Padahal kotak presiden masih di Gudang Balai Rakyat. Tapi yang viral itu, katanya logistik kotak Presiden Bekasi Selatan berada di gudang KPU di Gedung Vivo Kranji,” jelas Ketua PPK Bekasi Selatan, Faizal Rahman, Jumat (26/4/2019).
Faizal menjelaskan yang berada di Gedung Vivo tersebut merupakan kotak suara DPR RI yang sudah dilakukan pleno. “Sehingga disayangkan judul berita itu tak berdasar. Kita sangat menyayangkan,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait adanya keluhan mengenai surat suara tersebut yang tidak ada pengawalan dari pihak terkait, bahwa mengacu PKPU No. 4 Tahun 2019 yang seharusnya mendapat pengawalan yakni pendistribusian kotak surat DA-KPU dan DAA1. “Kalau kotak yang viral itukan surat suaranya sudah kita plenokan. Dan prosesnya sudah kita lakukan bersama saksi dan mereka kita berikan hasil plenonya,” jelas Faizal.
Nanti ada sekurang-kurangnya 13 kotak suara kosong yang disiapkan, untuk pengiriman rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kecamatan untuk dikirim ke tingkat Kota Bekasi.
“Itu sebenarnya yang harus dikawal. Hasil pleno ditingkat kecamatan. Bukan kotak yang kosong dan viral itu,” tegasnya.
Terpisah, Ketua Panwascam A. Rafiq ikut ambil suara dari kasus berita viral itu. Pasalnya, pihaknya tetap maksimal melakukan pengawasan dalam setiap proses pleno tingkat PPS di Gedung Balai Rakyat, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan.
“Intinya pemindahan kotak suara itu sudah diketahui oleh saksi Parpol. Jadi tidak terkesan ditutup – tutupi,” kata Rafiq di Gedung Balai Rakyat. (ziz/rjn)









