Uu Ruzhanul Akan Sidak TPA Burangkeng Bekasi

- Redaksi

Kamis, 20 Desember 2018 - 23:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kondisi TPA Burangkeng.

i

Kondisi TPA Burangkeng.

RJN, Bekasi –Kegaduhan permasalahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng yang sudah melebihi kapasitas ternyata sudah terdengar ke telinga Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat belum bisa memfasilitasi karena belum adanya surat aduan warga.Uu berharap warga segera mengirim surat secara resmi ke Pemprov agar bisa difasilitasi dan dicarikan solusi, “Kita tunggu warga kirim surat ke Provinsi,”kata Uu.

Warga Desa Burangkeng pun berencana akan segera mengirim surat ke Pemprov. Lantaran geram pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak memberikan solusi.“Saya harap Pemprov bisa turun tangan menyelesaikan permasalahan ini karena masuk wilayah Jawa Barat.

Saya rasa Pemkab seperti kebingungan mencari solusi karena sudah lebih dari tiga bulan sejak keluhan ini dilayangkan belum ada jawaban,”kata salah satu warga Burangkeng, SetyaKarena, menurutnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah pengawasan pengelolaan sampah yang dilakukan Kabupaten atau Kota merupakan tanggung Jawa Pemerintah Provinsi.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Siapkan Perluasan TPA Burangkeng

Terlebih menurutnya Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang pengelolaan sampah rumah tangga sudah mengatur kebijakan kompensasi.

Dimana pada bab IV pasal 31 disebutkan jika Pemerintah kabupaten/kota secara sendiri atau secara  bersama dapat memberikan kompensasi sebagai akibatdampak negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan pemrosesan akhir sampah.“Disitu disebutkan dampak negatif itu yang ditimbulkan seperti pencemaran air, udara dan tanah. Serta ledakan gas metana,”katanya.

Baca Juga :  TPA Burangkeng Kembali Normal Usai Sempat Terkendala

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Burangkeng bergejolak lantaran kondisi TPA yang sudah overload namun tetap dipaksakan terus menampung sampah setiap harinya.

Terlebih saat ini pengelolaan TPA Burangkeng masih terbilang jadul karena belum memanfaatkan teknologi. Warga mengaku geram karena puluhan tahun nasibnya tidak diperhatikan Pemkab Bekasi diketahui warga tidak mendapatkan kompensasi seperti fasilitas kebersihan dan kesehatan yang pernah dijanjikan Pemkab.(ziz/rjn))

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB