UPI Terus Berupaya Menembus World University Ranking in Education.

- Redaksi

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Memasuki usia ke-63 tahun, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus berupaya mencapai target menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya diakui secara nasional tapi juga di tingkat internasional. Salah satunya dengan menembus world university ranking in education.

Rektor UPI, Asep Kadarohman menuturkan, di usia ke-63 tahun, UPI akan kokoh dan kukuh mempertahankan jatidiri pendidikan seiring dengan sejarah awal pendirian. Target lain yang diemban UPI, yakni menjadi salah satu perguruan tinggi yang tidak hanya diakui secara nasional tapi juga di internasional dengan berupaya masuk dalam world university ranking in education.

Untuk bisa masuk dalam world university ranking tersebut, setiap perguruan tinggi harus memiliki minimal 1000 karya ilmiah terpublikasi di jurnal yang terindeks scopus. Saat ini, UPI baru memiliki sekitar 722 karya ilmiah yang sudah terpublikasi di jurnal ilmiah terindeks scopus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tahun ini, ada sekitar 14 konferensi yang akan kita hadapi dan kita berharap dari setiap konferensi itu bisa menghasilkan 50 karya ilmiah yang terpublikasi di jurnal terindeks scopus. Jadi pada tahun 2019, kita sudah memiliki sekitar 1250 karya ilmiah yang terpublikasi di jurnal terindeks scopus. Sehingga harapan kita, pada tahun depan kita sudah bisa masuk dalam world university ranking in education, meski target realistis kita di tahun 2020,” terangnya.

Baca Juga :  Haris Iskandar: Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan

Asep mengaku, untuk mencapai target tersebut memang dibutuhkan kerja keras. Pasalnya, kesadaran setiap dosen hingga mahasiswa mempublikasikan karya ilmiah mereka di jurnal yang terindeks scopus masih perlu terus didorong. Namun, pihaknya tetap optimistis jika di tahun 2019 atau paling lambat di tahun 2020 sudah bisa masuk dalam world university ranking in education.

“Keoptimisan kami ini didasarkan pada kesadaran dari dosen hingga mahasiswa terkait pentingnya publikasi karya ilmiah di jurnal terindeks scopus yang mulai tumbuh. Jadi kami punya keyakinan di tahun depan target kita bisa tercapai,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Luncurkan program SREGEP

Di usia ke-63 tahun, UPI telah mampu menunjukkan jati dirinya dengan mengambil peran strategis dalam kontibusi pendidikan di tanah air. Berbagai kerjasama di bidang pendidikan dan kegiatan lain yang relevan sudah dijalin UPI dengan berbagai pihak di dalam negeri maupun luar negeri.

Tak hanya itu, secara kualitas, UPI pun mampu menunjukkan eksistensinya. UPI mendapatkan predikat Terakreditasi A berdasarkan penilaian dari Badan Akreditasi Nasional-Pergutuan Tinggi (BAN-PT) pada Selasa (20/6/2017) lalu. Performa UPI pun diapresiasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) RI dengan masuk sebagai perguruan tinggi kluster 1 berdasarkan empat penilaian. UPI menempati peringkat 13 dari 14 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia yang masuk dalam kluster 1 dengan raihan nilai 2,73.

Hingga saat ini, UPI memiliki 134 program studi (prodi) yang terdiri dari 21 prodi S3 (Doktoral), 33 prodi S2 (Magister), 75 prodi S1 (Sarjana), dan 5 prodi D3 (Diploma). Dari 134 prodi tersebut, sebanyak 63 prodi terakreditasi A, 51 prodi terakreditasi B, 13 prodi terakreditasi C dan hanya 7 prodi yang belum terakreditasi. Tak hanya itu, sebanyak delapan prodi di UPI pun sudah memiliki akreditasi internasional.

Baca Juga :  Dewi Irawati: Era Globalisasi, Tantangan Kerja Makin Sulit

Untuk jumlah dosen, UPI memiliki sebanyak 1.220 dosen. Terdiri dari 107 guru besar, 515 lektor kepala, 452 lektor, 98 asisten ahli, dan 51 tenaga pengajar. Berdasarkan kualifikasi pendidikan dosen, sebanyak 19 dosen S1, 670 dosen S2, dan 531 dosen S3.

Untuk jalur penerimaan, UPI membuka tiga jalur pendaftaran mahasiswa baru yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Mandiri (SM) UPI. Dari dua jalur penerimaan tingkat nasional, UPI menempati peringkat ke-10 perguruan tinggi negeri favorit melalui jalur SBMPTN dan peringkat ke-8 perguruan tinggi negeri favorit melalui jalur SNMPTN. Dan di setiap tahunnya, UPI mewisuda sekitar 9000 lulusan di berbagai jenjang kualifikasi pendidikan.(asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
SDN Bojongsari 04 Punya Tiga Ruang Kelas Baru, Kini Berharap Lapangan dan Panggung Seni
Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung
Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

SDN Bojongsari 04 Punya Tiga Ruang Kelas Baru, Kini Berharap Lapangan dan Panggung Seni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB