RJN, Bekasi – Survei Rectoveso Institute bekerjasama dengan Jaringan Survei Pemuda Pelajar (JSPP) Jawa Barat merilis terkait partisipasi politik masyarakat Jawa Barat menjelang pemilu 2019. Elektabilitas Jokowi-Amin di Jawa Barat pada akhir Maret 2019 mencapai 48,96%, Prabowo-Sandi yakni 46,81% selisih 2,15%.
Di Kabupaten Bekasi, elektabilitas pasangan Jokowi-Amin di posisi 49,80%, sedangkan pasangan Prabowo-Sandi 48,20% dengan selisih 1,60%.
“Untuk itu, Timsus 1901 Juara Kabupaten Bekasi akan mengawal untuk meningkatkan elektabilitas Jokowi-Amin sampai pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara,” ujar Ketua Timsus 1901 Juara Kabupaten Bekasi, Minyatul Ummah pada konferensi persnya di RM Ininnawana Jalan Festive Grand Wisata, Tambun, Kabupaten Bekasi, Rabu (10/04/2019).
Diakuinya, masih ada beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi untuk suara swing voter yang mencapai 2% belum dapat ter-cover. Meski begitu, pihaknya terus berupaya agar suara swing voter dapat dicapai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Minyatul, untuk mengawal suara Jokowi-Amin, Timsus 1901 telah menempatkan sejumlah relawan di 23 kecamatan. Adapun di setiap kecamatan terdapat 5 orang koordinasi dan 3 orang koordinasi desa.
Karena itu, di setiap desa harus mempunyai relawan penggerak di tempat pemungutan suara atau TPS yang berjumlah 7.900.
“Kita berharap dengan adanya penggerak relawan yang berjulah 3 orang itu dapat mengawal 120 suara di tiap TPS,” katanya.
Pasangan Jokowi-Amin akan memenangkan perolehan suara tertinggi di Jawa Barat dengan target 57% dan di Kabupaten Bekasi dengan target perolehan suara 51% untuk pasangan Jokowi-Amin.
Sementara itu, Ketua Forum Koordinasi (Forkord) RT RW Kabupaten Bekasi, Gus Yusuf Habibi menambahkan, dirinya sudah mulai merekrut massa yaitu dengan per TPS harus ada 1 (satu) orang sebagai saksi luar.
Dikatakan Gus Yusuf, saksi luar ini ditugaskan hanya untuk mengingatkan bagi mereka (pemilih-red) yang belum melakukan pencoblosan agar segera berangkat untuk melakukan pencoblosan.
“Alhamdulillah, hingga saat ini di 23 kecamatan di setiap TPS sudah ada. Bahkan, untuk setiap kecurangan yang kemungkinan terjadi di TPS, Insya Allah kecil,” tutupnya.
Diakui Minyatul, kader dari Gerindra dan lainnya menjadi suatu tantangan bagi Timsus 1901 Juara Kabupaten Bekasi. Dengan begitu, pihaknya terus melakukan door to door campaign untuk menjelaskan program Capres/Cawapres, Jokowi-Amin, juga menjelaskan tentang isu sa’ra dan menangkal berita-berita hoax kepada masyarakat.(dul/rjn)









