Tidak Transparan Pengelolaan Dana, Pelajar MAN 2 Minta Kemenag Copot Nina Indriana

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak ratusan pelajar dari kelas 10, 11, 12 MAN 2 Kota Bekasi memprotes kepala sekolah mereka, Nina Indriana yang dianggap tidak transparan soal pengelolaan dana.

i

Sebanyak ratusan pelajar dari kelas 10, 11, 12 MAN 2 Kota Bekasi memprotes kepala sekolah mereka, Nina Indriana yang dianggap tidak transparan soal pengelolaan dana.

Bekasi – Sebanyak ratusan pelajar dari kelas 10, 11, 12 MAN 2 Kota Bekasi memprotes kepala sekolah mereka, Nina Indriana yang dianggap tidak transparan soal pengelolaan dana.

Aksi protes ini berlangsung di sela-sela kegiatan apel upacara pagi yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB.

Terlihat para pelajar membentangkan berbagai spanduk yang berisi tuntutan terkait pengelolaan anggaran sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, para pelajar juga kecewa dengan kebijakan sekolah yang mengkomersialkan kegiatan wisuda.

Baca Juga :  Warga Seruduk Polsek Bayah, Satu Unit Mobil Dirusak

Salah satu siswa berinisial J mengatakan
setiap calon wisudawan diwajibkan membayar lebih dari Rp 1 juta untuk mengikuti acara tersebut.

“Rp 1 juta itu sudah sangat mahal, tapi pihak sekolah masih meminta. Ini tidak masuk akal,” ungkap J.

Masalah lain yang menjadi sorotan adalah fasilitas sekolah yang tidak layak, Kepala Sekolah Nina Indriana pernah berjanji akan memperbaiki fasilitas sekolah seperti kamar mandi, fingerprint dan CCTV. Namun sangat disayangkan, fasilitas tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Baca Juga :  Buka Musrenbang 2026, Wawali Harris Bobihoe : Kolaborasi Semua Pihak Wujudkan Kota Bekasi Yang Nyaman dan Sejahtera Warganya

“Saat pertama kali menjabat pada tahun 2023, Bu kepsek pernah berjanji akan memperbaiki fasilitas, namun nyatanya Toilet masih rusak, keran copot, gayung hilang, dan penutup toilet duduk patah. Ini sangat tidak nyaman,” tegas J.

Atas berbagai masalah ini, para pelajar menuntut agar Nina Indriana mundur dari jabatannya.

Baca Juga :  Besok, Mahasiswa Siap Gerudug DPRD Kuningan

“Kami minta Ibu Nina turun atau diganti dengan kepala sekolah yang lebih memperhatikan kebutuhan siswa,” tegas J.

Aksi protes ini menjadi bukti ketidakpuasan pelajar terhadap kebijakan sekolah yang dianggap tidak transparan dan tidak memihak pada kepentingan siswa.

Para pelajar berharap Kemenag menanggapi tuntutan mereka agar segera ditindaklanjuti untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan nyaman. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru