RJN, Bandung – Kawasan hutan kota di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung Barat diproyeksikan menjadi taman kota dengan anggaran sekitar Rp 4 miliar. Saat ini, pengerjaan taman kota sudah memasuki tahap detail engineering design (DED).
“Sesuai dengan arahan Pak Bupati, hutan kota akan menjadi taman kota. Targetnya, tahun ini bisa selesai dikerjakan. Sekarang, masih tahap DED,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bandung Barat, Rachmat Adang Syafaat, Minggu (17/2/2019).
Dia menuturkan, taman kota tak hanya akan menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga akan dilengkapi dengan berbagai jenis flora dan fauna. Taman kota bisa menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk bersantai dan berekreasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, hutan kota seluas 4 hektare yang dibangun sejak 2015 itu sempat terbengkalai. Selama tidak digunakan, kawasan yang menelan dana pembangunan Rp 4 miliar ini ditumbuhi rumput dan tanaman liar, tetapi kini sudah sedikit terawat.
Untuk menata taman kota, menurut Adang, akan digunakan anggaran yang bersumber dari APBN sebesar Rp 4 miliar. Dana tersebut nantinya akan berasal dari bantuan alokasi dana bagi hasil melalui kementrian PUBB pemerintah pusat.
“Dari APBN itu kurang lebih Rp 4 miliar, itu untuk membenahi kembali taman kota sebagai fungsi tempat berkumpul masyarakat yang nyaman,” tuturnya seraya berharap agar pembangunan taman kota bisa dikerjakan sesuai dengan target.
Seperti diketahui, sebelumnya hutan kota dibangun dengan tiga tahun anggaran jamak dari 2015-2017. Selesai dibangun, taman kota tidak digunakan lantaran ada beberapa pengerjaan yang belum selesai. Alih-alih menjadi tempat berkumpul masyarakat, kawasan itu tertutup dan banyak ditumbuhi tanaman liar.
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebelumnya mengungkapkan, hutan kota ini akan dijadikan sebuah wana wisata dan arena berkumpulnya masyarakat dengan pemandangan dan suasana alam yang asri. Selain itu, berdirinya Plasa Bandung Barat tepat disebelah hutan kota ini akan menjadikan kawasan ini semakin ramai dikunjungi masyarakat lokal maupun dari luar.
“Saya berharap Oktober 2019 nanti pembangunan Plasa Bandung Barat dan perbaikan hutan kota bisa selesai dan sudah mulai dinikmati oleh masyarakat. Selain itu juga akan dijadikan tempat untuk lebih memberdayakan perekonomian rakyat,” katanya.(ded/rjn)









