RJN, Banjar– Sebagai penghobi mancing, bakal calon legislatif (Bacaleg) Partai PPP, Dapil Kota Banjar, Mohamad Milqi Qolbani menarik simpati sebagai cale termuda di Kota Banjar. Milqi adalah putra dari pasangan Kh. Ade Effendi dan Ibunda Nyya Ny Enung nuraini, lahir d kota banjar pada 25-04-1995.
Pria yang akrab disapa Milqi ini mempunyai hobi berbeda dengan se usia pemuda lainnya, dia lebih asyik hobi memancing dilaut lepas atau dimuara.
Milqi juga menyukai hobi otomotif, pecinta Vespa, bahkan dia masuk didalam grup skoof, Komunitas Vespa kota banjar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai politisi muda dia menyempatkan dirinya untuk berkumpul dengan rekan rekannya dan menjalankan hobinya. Milqi mengaku bahwa dia pertama kali terjun di dunia politik karna faktor genetik yang d titiskan dari ayahnya alamrhum Kh Ade Effendi, “ujarnya kepada rakyatjabarnews.com, Minggu (9/9/2018).
Lanjut Milqi, ia mengaku bahwa guru politik nya adalah Kh Asep A Maosul Affandi, Anggota DPR RI dan menjadi calon anggota DPR RI kembali dd dapil Jabar 10 selaku uanya. Dan Kh Ihsanudin Riskam selaku mamang ketua Kbih Al Ihsan. Dan A Uu Ruzhanul Ulum selaku saudaranya selaku wakil Gubernur Jawa Barat terpilih 2018-2023.
Dr. Herman sutrisno selaku mantan walikota banjar dan mencalonkan diri sebagai calon DPRD Provinsi Dapil Jabar 13 selaku sobat ayahanda tercinta milqi banyak berguru padanya.
Dan Kh Aep Saepullah selaku pamannya dia berguru pada pamannya d bidang agamanya.
Milqi sering d ajarkan tentang politik bagai mana strategi politik, bukan hanya memikirkan diri sendiri akan tetapi memikirkan kamaslahstan kota agar masyarakat sejahtra.
Dibalik sukses nya kepemimpinan adalah ada rakyat yang sejahtera, bukankah nanti di akhirat kelak kita akan d pertanuakan sejauh mana tingkat kepimpinan kita sekecil apapun pasti akan di pertanyakan,”jelas Milqi.
“Jangan salah melangkah jangan gegabah mengatas namakan rakyat kalo tidak ada yang sejahtera d dalamnya”.
Ia sangat sadar orang yang mengajarkan politik dan agama adalah segalanya karna itu patokan hidup dia.
Cintanya dia terhadap kota banjar sudah sejak dari lahir dia asli Banjar putra asliputera daerah Banjar, anatar Banjar dengan Milqi tidak bisa dipisahkan,” tandasnya.(red/RJN)









