Dipecat dari Ketua DPD Golkar Kota Cirebon, Toto Berontak lewat Mahkamah

- Redaksi

Senin, 8 Juli 2019 - 23:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN,Cirebon – Sejak dipecat sebagai Ketua DPD Golkar Kota Cirebon, Toto Sunanto tak tinggal diam. Dia melakukan sejumlah langkah untuk ‘melawan’. Di antaranya menggugat melalui Mahkamah Partai Golkar.

Langkah ini, mendapat reaksi yang normal dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Cirebon, Lili Eliyah. Pasalnya, DPD Golkar Jawa Barat menetapkan Lili sebagai Plt Ketua Partai Golkar Kota Cirebon.

Menurut Lili, mahkamah partai merupakan saluran bagi mereka yang tidak puas. Karena itu, ia tidak mempermasalahkan langkah Toto tersebut.

“Tidak masalah, karena itu sudah sesuai koridor. Yang merasa tidak puas melapor ke Mahkamah Partai,” katanya, Senin (8/7/2019).

Lili memastikan dirinya sebagai Plt Ketua DPD Golkar yang ditunjuk melalui SK DPD Golkar Jabar per 1 Juli 2019. “Apa yang menjadi keputusan Partai saya harus fatsun,” ujarnya.

Baca Juga :  Caleg Golkar Hasan Muhtar Laporkan Peristiwa Teror Ke Polres

Saat menerima SK dari Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi, dirinya menerima wejangan dan banyak petuah untuk menjalankan roda organisasi.

“Pesannya diminta meningkatkan perolehan suara partai yang jeblok pada pemilihan legislatif kali ini,” imbuhnya.

Sementara, salah satu alasan pemecatan Toto Sunanto adalah karena adanya tuduhan penggunaan dana bantuan partai (banpol) untuk Partai Golkar Kota Cirebon, salah satunya dana pelatihan saksi.

“Pemanfaatan dana itu sebagaimana hasil konsultasi dengan Kesbangpol Kota Cirebon. Untuk pelatihan saksi, karena tidak ada usulan dari PK, maka tidak digelar,” kata Toto Sunanto.

Baca Juga :  Relawan Kelurahan Cikiwul Gencar Lakukan Sosialisasi Cegah Covid19 dan Distribusikan Bantuan

Ia memastikan, akan membersihkan nama baiknya dan tidak akan maju lagi sebagai calon ketua karena sudah menjalankan amanah itu selama dua periode.

“Saya tidak ada rencana mencalonkan lagi sebagai ketua karena sudah dua periode. Saya akan membersihkan nama saya,” pungkasnya.

(uan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
NasDem Run for Change 2026 Targetkan 10 Ribu Pelari di Karawang
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
PSI Kabupaten Bekasi Mulai Panaskan Mesin 2029, Choirul Umam: Terus Berjuang dan Hadir di Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB