Sosialisasikan Pemanfaatan Kartu Sehat Di Gedung Kesenian Rawalumbu

- Redaksi

Kamis, 8 November 2018 - 15:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Meski sudah mencapai 78% pencetakan Kartu Sehat Bekasi, namun warga Kota Bekasi masih memiliki antusiasme tinggi perihal layanan kesehatan yang di gagas oleh pemerintah Kota Bekasi, Rabu (7/11).

Malam ini, Dr. Rahmat Effendi masih dalam rangka ekspose 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, mensosialisasikan pemanfaatan Kartu Sehat Bebasis NIK ( KS NIK ), terbukti tingginya warga masyarakat Kota Bekasi yang memerlukan KS NIK ini dimana yang dalam proses nya sangat membantu dalam hal pelayanan kesehatan dengan bisa berobat secara gratis dan ditanggung Pemerintah.

Sosialisasi mengenai pemanfaatan KS NIK ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak lagi terbentuk sebuah animo masyarakat bahwa KS NIK ini ditolak oleh pihak rumah sakit, terlebih warga Kota Bekasi yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Kapan kita mau bekerja cepat untuk rakyat, kapan rakyat akan mendapatkan pelayanan yang prima dari pemerintah ?

Karena seyogyanya masyarakat itu membutuhkan kepastian dan kejelasan bukan untuk dibuat bingung dengan peraturan yang ada namun tidak menghilangkan proses yang sudah ada.”ucap Dr Rahmat Effendi”.

Baca Juga :  Ngeri Sekali Remaja Ini Mau Tawuran, Eh Malah di Tangkap Polisi

KS NIK ini bisa digunakan di 39 RS dalam Kota Bekasi dan 20 RS luar Kota Bekasi, jika ada rumah sakit yang menolak warga yang akan berobat terutama warga Kota Bekasi maka akan kita cabut izin operasi nya.”sambung Dr Rahmat Effendi”.

Selain itu, Wali Kota juga menekankan agar warga Kota Bekasi paham dengan pelayanan kesehatan, jika terjadi sakit ringan ataupun tidak berbentuk sakit kronis, cukup datang ke Puskesmas yang sudah tersedia, jika kronis bisa langsung ke rumah sakit milik Pemerintah ataupun rs swasta terdekat.

Baca Juga :  Wakil Walikota Bekasi Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Perbaiki Diri

“Pelayanannya tidak ada yang berubah, jika pusing, sakit perut, sakit gigi, datang saja ke Puskesmas terdekat, akan dliayani sama dengan Rumah Sakit, mari kita tingkatkan antusias kepada Pelayanan Kesehatan di Puskesmas” tutur Rahmat

Rencananya, Pada tahun 2020 nanti warga Kota Bekasi jika ingin pergi kerumah sakit untuk berobat cukup menggunakan KTP Kota Bekasi karena sudah tersistem melalui NIK, dan akan terbentuk di tiap Rumah Sakit swasta juga akan memakai pelayanan seperti itu, cukup dengan E-KTP dan Kartu Keluarga yang bernomor induk di Kota Bekasi.  (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dana Koperasi Epson Rp3 Miliar, Terlapor Desak Polda Turun Tangan
Tri Adhianto Pasang Target Juara Umum Porprov Jabar 2026, Bekasi Siap Buktikan Diri
1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang
Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading
H. Marjaya dan Ombi Bongkar Masalah PSU, Pengembang Diminta Jangan Lepas Tanggung Jawab!
Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU
Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!
Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Kasus Dana Koperasi Epson Rp3 Miliar, Terlapor Desak Polda Turun Tangan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:47 WIB

Tri Adhianto Pasang Target Juara Umum Porprov Jabar 2026, Bekasi Siap Buktikan Diri

Jumat, 6 November 2026 - 22:31 WIB

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang

Jumat, 6 November 2026 - 20:01 WIB

Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading

Jumat, 6 November 2026 - 18:21 WIB

Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU

Berita Terbaru