Seorang Kakek Dibayar 200 Ribu untuk Menjadi Dukun Kampanye Hitam

- Redaksi

Senin, 18 Juni 2018 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bandung – Kontestasi politik di pemilihan gubernur Jawa Barat sempat memanas karena isu kampanye hitam. Seorang kakek bernama Endang (75) mengaku dibayar Rp 200.000 untuk menjadi dukun dadakan oleh sekelompok orang.

Dia direkam dalam video yang belakangan diduga dijadikan kampanye hitam kepada pasangan nomor urut empat di Pilgub Jabar, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Pengakuannya itu muncul setelah dirinya dimintai keterangan tim sukses nomor empat dan merasa bersalah karena disuruh oleh tim sukses pasangan lain di Pilgub Jabar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kakek renta yang kesehariannya sebagai pengantar wisata ziarah di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, itu merupakan warga asli setempat.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Pondok Pesantren

Dia kaget ketika tahu video tersebut disalahgunakan.

“Saya disuruh beberapa orang warga Kota Bandung untuk jadi dukun dadakan dan dibayar Rp 200 ribu. Mereka mengaku tim sukses pasangan lain, tapi saya disuruh menyebut mendukung pasangan Deddy-Dedi di gua yang sudah banyak sesajen sambil direkam,” jelas Endang saat ditemui di kediamannya, Minggu (17/6/2018).

Endang menuturkan, awal mula dia bertemu dengan beberapa orang yang membayarnya di sebuah penginapan tak jauh dari rumahnya.

“Awalnya bertemu sama beberapa orang yang bukan pendukung Pak Deddy-Dedi itu di penginapan milik tetangga. Gak jauh dari sini. Mereka bilangnya mau ziarah dan minta saya antar. Ya sudah, saya antarkan,” tambah dia.

Baca Juga :  Harper Cikarang Raih Juara Pertama Dalam Kompetisi Archipelago Black Box Battle

Seusai rombongan tersebut sampai di sebuah gua di Pantai Jayanti, mereka meminta Endang untuk menjadi dukun dadakan.

Ternyata, mereka sudah menyiapkan bunga rampai, kemenyan dan kepala kambing untuk melakukan ritual. Dirinya pun disuruh memakai Iket hitam dan pakaian pangsi yang telah disiapkan oleh mereka.

“Saya tadinya gak mau pak. Tetapi saya langsung diberi uang Rp 200 ribu. Akhirnya saya lakukan saja, karena benar saya nggak tahu rekamannya nanti untuk apa. Terus terang Pak, saya tidak membawa apa-apa ke lokasi itu. Semua sudah siap begitu saja,” ujarnya polos.

Baca Juga :  Pepen Maju di Pilkada 2018, Usai Rapat Rapimda Golkar Kota Bekasi

Sementara itu, tim pemenangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, memandang kejadian tersebut sebagai masalah serius.

Bukan Kampanye Hitam Secara resmi, tim pun telah melaporkan video seorang dukun dengan sesajen yang menyebut dukungan ke paslon nomor empat yang tersebar di media sosial sebagai bentuk dugaan kampanye hitam kepada Bawaslu Jawa Barat.

“Jelas ini tujuannya untuk down gradekandidat kami. Kita semua orang beragama, hanya memohon kepada Allah swt. Jadi ini jelas kampanye hitam,” ungkap Sekretaris Tim Pemenangan Deddy-Dedi, MQ Iswara, di rumah kakek renta tersebut.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Desak Taufiq Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Muncul Usulan Hukuman Kebiri
Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung
PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029
Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar
Terdakwa Korupsi Sarjan Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Nawal Husni Resmi Pimpin PPP Kota Bekasi, Target Menang Besar 2029
Panas! Muscab PPP Kota Bekasi Disebut Ilegal, Nama Nawal Husni Disorot
Kia Gelar Mall Exhibition Ramadhan 2026, All New Carens dan New Sonet Hadir di Bandung & Jakarta
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPR Desak Taufiq Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Muncul Usulan Hukuman Kebiri

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:09 WIB

Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:00 WIB

PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029

Senin, 4 Mei 2026 - 16:18 WIB

Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:25 WIB

Terdakwa Korupsi Sarjan Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara

Berita Terbaru