Lokasi pemakaman umum itu sendiri terletak di bantaran kali Cikarang, sehingga dikhawatirkan akan terus terjadi longsor saat hujan deras menguyur wilayah tersebut.
Sementara ini, untuk melakukan upaya pencegahan sementara, kata Cecep, rencananya warga akan melakukan kerja bakti membuat penahan tanah dari batang pohon bambu.
Memurutnya, warga di wilayah 7 Rukun Tetangga dimakamkan di lokasi makam tersebut, dan sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu sehingga kondisinya saat ini sudah penuh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Disini tuh udah bertumpuk-tumpuk gitu. Udah bertahun-tahun juga saya kecil juga udah ada makamnya. Yang jelas mah ini TPU nampung dari tujuh RT dari Desa Kalijaya” imbuhnya.
Saat ini warga berharap adanya perbaikan pada pemakaman umum tersebut, mereka khawatir jika ada curah hujan yang tinggi akan menyebabkan longsor terjadi kembali.
Dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk membangun turap guna menahan longsor pada makam di TPU Kampung Ketapang ini.
“Harapannya sendiri agar ditindak lanjuti semacam dikasih turap supaya bisa menahan longsor agar tidak terjadi lagi” tutupnya.









