Ruwet, Warga Makin di Persulit Adanya Rujukan BPJS

  • Whatsapp

RJN,  Cirebon – Sudah satu bulan ini masyarakat diberbagai wilayah yang merobat memakai BPJS harus menelan pil pahit tak kala mengikuti regulasi rujukan pasien yang baru diterapkan, kini pasien rawat Japan mendapatkan rujukan dari Faskes tingkat pertama dirujuk ke RS tipe C terlebih dahulu, pasien tidak bisa langsung meminta rujukan ke RS tipe B, padahal banyak pasien sudah rutin berobat ke Poliklinik RS tipe B.

Jomplangnya jumlah RS antara 2 (Dua) Wilayah yaitu Cirebon Barat dan Cirebon Timur diungkap oleh salah seorang Tokoh Masyarakat Cirebon yang nota bane adalah Calon Legislator DPR RI dari PDI P.

“Perlu diketahui jika jumlah RS yang ada di Cirebon itu sangat jomplang, karena ada 9 Rumah Sakit (RS) yang di Wilayah Cirebon Barat sedangkan hanya ada 2 Rumah Sakit (RS) yang ada di Wilayah Cirebon Timur, ujarnya kepada rakyatjabarnews.com saat di temui seusai deklarasi kebangsaan di ponpes Assalafiah Lemahabang Cirebon, Sabtu (13/10/2018).

Azis menambahkan kedepan perlu ada pemerataan jumlah Rumah Sakit (RS) tipe C yang ada di Kabupaten Cirebon agar masyarakat yang berada di Wilayah Cirebon Timur tidak perlu di rujuk ke RS tipe C yang berada jauh di Cirebon Barat.

“Saya akan memperjuangkan dalam penataan yang lebih baik dan berpihak kepada masyarakat, selain itu akan meningkatkan jumlah penerima manfaat KIS bagi masyarakat yang membutuhkannya.”

Sekarang ini pasien menumpuk di RS tipe C, perlu ada perimbangan di wilayah barat dan Timur Cirebon,”pungkasnya.(ymd/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *