Reaksi Atas Pernyataan Trump, Masyarakat Muslim Cirebon Gelar Aksi

- Redaksi

Jumat, 15 Desember 2017 - 19:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sebagai reaksi atas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui bahwa Yerussalem adalah ibukota Israel, umat muslim Cirebon menggelar aksi di depan Masjid Attaqwa yang bertajuk Save Al Quds dari Cirebon untuk Palestina, usai melaksanakan solat Jumat (15/12).

Menurut ketua DKM Masjid Attaqwa Ustad Ahmad Yani, pernyataan Donald Trump tersebut mengusik umat Islam di seluruh dunia. Bahkan, Trump berencana memindahkan kedutaannya ke Yerussalem. Karena itu, umat Islam mengutuk keras atas pernyataan Presiden Amerika Serikat tersebut.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Menggelar Lomba Adzan, Tilawatil Quran, dan Khutbah

“Jangankan untuk Yerussalem, untuk wilayah yang dikuasai Israel adalah ilegal. Bahkan bukan hanya Islam saja, tapi juga Nasrani merasa terusik. Sebab, di sana ada Masjidil Aqsa yanh merupakan masjid ketiga yang diberkahi dan yang masuk dalam salah satu masjid yang tertulis di Alquran,” jelasnya saat ditemui awak media, Jumat (15/12).

Menurut Yani, dalam kesempatan tersebut, masyarakat muslim Cirebon berkomitmen kepada empat hal, yakni aksi, orasi, petisi, dan donasi. Empat rangkaian tersebut dilakukan di Masjid Attaqwa saja yang beralamat di Jl. Kartini Kota Cirebon.

“Yang bisa kita lakukan adalah berdoa dan advokasi secara moral untuk mendorong pemerintah agar berupaya untuk melakukan perdamaian serta proaktif melalui PBB dan jaringan Islam internasional,” tuturnya.

Baca Juga :  Sepanjang 2017, Jumlah Tindak Pidana di Kabupaten Cirebon Sebanyak 909 Kasus

Yani menambahkan, dirinya meminta agar masyarakat muslim dunia bersatu untuk melakukan diplomasi supaya Donald Trump menarik ucapannya dan bersikap lebih bijak kepada Palestina.

“Kita mendapat banyak donasi dengan target minimal 50 juta. Laziswa 10 juta, infak masjid 50%-nya diserahkan. Penyalurannya melalui Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP),” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G
Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Selasa, 29 September 2026 - 17:44 WIB

Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G

Senin, 28 September 2026 - 18:54 WIB

Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

Petugas gabungan Pemerintah Kota Bekasi membongkar bangunan liar yang berdiri di atas lahan Perum Jasa Tirta (PJT) II di kawasan Tanah Apit, Kelurahan Medansatria, Kota Bekasi, Rabu (7/10/2026). Penertiban dilakukan terhadap 88 bangunan untuk mendukung pelebaran jalan, normalisasi sungai, dan pembangunan pedestrian.

Bekasi

Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangunan Liar di Lahan PJT II

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB