oleh

Krisis Air Bersih Setiap Tahun, Warga Minta Sambungan PAM dari Kuningan

RJN, Cirebon – Desa Winduhaji yang di huni 3.300 an jiwa lebih ini selalu mengalami krisis air bersih setiap tahunnya, Desa yang batasan langsung Kabupaten Kuningan ini notabane masuk kedalam wilayah Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Keluhan pun meluncur dari beberapa warga setempat, bantuan Air Bersih dari BPBD Kabupaten Cirebon sangat terbatas.

“Disini mengalami kekeringan yang parah, bantuan air bersih yang diterima dari BPBD jauh dari cukup karena bantuan yang dikirim hanya 2 mobil tangki. Ungkap Supardan kepada Jurnalis media rakyatjabarnews.com saat ditemui dibilangan Winduhaji Sedong, Senin (19/11/2018).

Ditambahkan Maman usaha warga mencari mata air melalui pengeboran di kedalaman 40 meter tidak membuahkan hasil, sumur Bor tidak menemukan mata air.

“Banyak warga membuat sumor bor, namun usaha mengebor hingga kedalaman 40 hingga 50 meter gagal mendapatkan mata air, padahal pada saat uji geolistrik terdapat mata air, namun pada saat melakukan pengeboran tidak menemukan air.”

Maman menambahkan pihak pemerintah Daerah telah memberikan program pamsimas pada tahun ini sebagai langkah dalam memecahkan permasalahan krisis air bersih di Winduhaji.

“Sebetulya warga berharap pihak Pemda Cirebon memberikan solusi penyambungan pipa PAM dari Kuningan, karena diwilayah kami debit mata airnya sangat kecil,” Harapnya.

Sedangkan ditempat terpisah, Rosyid Kuwu Winduhaji mengakui jika wilayahnya memang menjadi langganan krisis air bersih pada saat musim kemarau, aneh memang padahal kami berbatasan langsung dengan Kuningan.

“Usaha pengeboran selalu gagal, debit air sangat kecil, karena mata air disumur Pamsimas juga tidak bisa maksimal dan yang kami butuhkan itu sambungan pipa PAM dari Kabupaten Kuningan agar masyarakat tidak mengalami krisis air bersih, kami siap jika pihak pemda bisa memfasilitasi keinginan masyarakat kami.”

Rosyid menambahkan tapi kondisi sangat berbeda pada saat musim hujan wilayah kami menerima kiriman air hujan yang melimpah dari Kabupaten Kuningan sehingga perlu antisipasi dengan cara membangun saluran air baru dan membersihkan saluran yang sudah ada.

“Kami dari pihak pemerintah Desa mencoba mengantisipasi musim penghujan dengan cara membangun saluran air, karena debit air dari kuningan sangat tinggi,” tandasnya.(ymd/rjn)

Komentar

News Feed