Krisis Air Bersih Setiap Tahun, Warga Minta Sambungan PAM dari Kuningan

- Redaksi

Senin, 19 November 2018 - 19:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Desa Winduhaji yang di huni 3.300 an jiwa lebih ini selalu mengalami krisis air bersih setiap tahunnya, Desa yang batasan langsung Kabupaten Kuningan ini notabane masuk kedalam wilayah Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Keluhan pun meluncur dari beberapa warga setempat, bantuan Air Bersih dari BPBD Kabupaten Cirebon sangat terbatas.

“Disini mengalami kekeringan yang parah, bantuan air bersih yang diterima dari BPBD jauh dari cukup karena bantuan yang dikirim hanya 2 mobil tangki. Ungkap Supardan kepada Jurnalis media rakyatjabarnews.com saat ditemui dibilangan Winduhaji Sedong, Senin (19/11/2018).

Ditambahkan Maman usaha warga mencari mata air melalui pengeboran di kedalaman 40 meter tidak membuahkan hasil, sumur Bor tidak menemukan mata air.

“Banyak warga membuat sumor bor, namun usaha mengebor hingga kedalaman 40 hingga 50 meter gagal mendapatkan mata air, padahal pada saat uji geolistrik terdapat mata air, namun pada saat melakukan pengeboran tidak menemukan air.”

Maman menambahkan pihak pemerintah Daerah telah memberikan program pamsimas pada tahun ini sebagai langkah dalam memecahkan permasalahan krisis air bersih di Winduhaji.

Baca Juga :  H. Daris: Victor Seorang Provokator, Bahkan Lebih dari ISIS

“Sebetulya warga berharap pihak Pemda Cirebon memberikan solusi penyambungan pipa PAM dari Kuningan, karena diwilayah kami debit mata airnya sangat kecil,” Harapnya.

Sedangkan ditempat terpisah, Rosyid Kuwu Winduhaji mengakui jika wilayahnya memang menjadi langganan krisis air bersih pada saat musim kemarau, aneh memang padahal kami berbatasan langsung dengan Kuningan.

“Usaha pengeboran selalu gagal, debit air sangat kecil, karena mata air disumur Pamsimas juga tidak bisa maksimal dan yang kami butuhkan itu sambungan pipa PAM dari Kabupaten Kuningan agar masyarakat tidak mengalami krisis air bersih, kami siap jika pihak pemda bisa memfasilitasi keinginan masyarakat kami.”

Baca Juga :  Tingkatkan Disiplin, Wali Kota Benahi Formasi Apel di Pemkot

Rosyid menambahkan tapi kondisi sangat berbeda pada saat musim hujan wilayah kami menerima kiriman air hujan yang melimpah dari Kabupaten Kuningan sehingga perlu antisipasi dengan cara membangun saluran air baru dan membersihkan saluran yang sudah ada.

“Kami dari pihak pemerintah Desa mencoba mengantisipasi musim penghujan dengan cara membangun saluran air, karena debit air dari kuningan sangat tinggi,” tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami