Puluhan Warga Cirebon Deklarasikan Isun GOLPUT

- Redaksi

Kamis, 13 Juli 2017 - 13:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Puluhan warga wilayah Kabupaten dan Kota Cirebon mendeklarasikan Pergerakan Isun Golput di Hotel Sutan Raja, Cirebon Kamis (13/7).

Deklarator Pergerakan Isun Golput tersebut diantaranya Hery Susanto, Nurdin M Noer, Sidik, Fitrah Malik, Miftahudin, Frederick Suhardi, Irma Normaningsih, dan sejumlah nama lainnya.

Pergerakan Golput ini bukan tidak akan menggunakan hak pilih pada Pemilu melainkan “Golongan Bajunya Putih”, seluruh peserta deklarasi berbaju putih. Kegiatan deklarasi itu menyerukan pentingnya perubahan kepemimpinan daerah yang menjalankan semangat persatuan, pemberdayaan dan keadilan bagi warga Cirebon.

Pergerakan Isun Golput warga Cirebon itu menyuarakan “Bersatu Bukan Terkotak-kotak.” Warga menilai situasi saat ini di masyarakat sudah terkotak-kotak, yang mengancam persatuan dan melemahkan aspek pemberdayaan serta keadilan masyarakat.

Koordinator Pergerakan Isun Golput, Hery Susanto dalam sambutannya mengatakan penyebab terkotak-kotaknya warga saat ini karena dominasi paradigma kekuasaan kepemimpinan daerah yang tidak menjalankan prinsip persatuan, pemberdayaan dan keadilan.

Baca Juga :  Pengunjung Rest Area Travoy 207A Melonjak Hingga 210%, PT JMRB Imbau Pemudik Optimalkan Waktu Istirahat

Ia menegaskan paradigma kepemimpinan khususnya di Kabupaten dan Kota Cirebon dinilai masih diskriminatif dalam tata pemerintahan, program pembangunan antarwilayah yang makin memperluas kemiskinan, pengangguran dan rendahnya tingkat pendidikan.  Banyak ketidakadilan dalam segenap aspek kehidupan sosial, politik, ekonomi, hukum dan budaya.

Dampaknya, Kabupaten Cirebon masih terkubur dalam angka IPM urutan ke-25 dari 26 kab/kota se-Jabar. Maraknya kasus korupsi, PNS berpolitik praktis, dan lainya.  Sedangkan Kota Cirebon makin carut marut dalam tata kelola pemerintahan yang “one man show.”

Baca Juga :  PPP Berharap Ridwan Kamil dan Uu Bersanding di Pilgub Jabar 2018

“Saatnya warga di wilayah Kabupaten dan Kota Cirebon harus mendorong perubahan kepemimpinan daerah yang berkarakter pemersatu, memberdayakan dan berkeadilan,” tegas Hery Susanto.

Dalam kesempatan itu, warga melakukan komunikasi via skype selama 15 menit bersama Sandiaga Salahuddin Uno (Wagub DKI Jakarta terpilih) terkait program pembangunan yang akan dijalankan dan pengalaman sukses pemenangan Pilkada di DKI Jakarta beberapa waktu lalu.(juf/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
NasDem Run for Change 2026 Targetkan 10 Ribu Pelari di Karawang

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Pemerintahan

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:30 WIB