“Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena asesmen murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar, supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya,” ungkapnya.
Semangat yang sama juga sudah terdengar dari para seniman dan pelaku budaya, yang sekarang mulai bangkit lagi, mulai berkarya lagi dengan lebih merdeka. Itu semua berkat kegigihan untuk melahirkan terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia, dampaknya, sekarang tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi, untuk terus menggerakkan pemajuan kebudayaan.
“Langkah kita hari ini sudah semakin serentak, laju kita sudah semakin cepat. Namun, kita belum sampai di garis akhir, maka tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak ke depan, masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi, dan kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar,” terangnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki juga mengimbau, kepada para guru dan orang tua murid agar tetap semangat, seiring meredanya Covid-19.
“Insya Allah pelajaran-pelajaran akan dimulai sesuai Serat Edaran Menteri, sudah bisa tatap muka sampai 100 persen, ini juga akan menambah semangat untuk terus belajar,” terangnya. (*)









