Pilgub Jakarta, Tidak Terpengaruh Suara di Pilgub Jabar 2018

oleh -

RakyatJabarNews.com – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meniliai, perbedaan budaya antara masyarakat Jakarta dan Jawa Barat dalam menggunakan akses media sosial dan televisi menjadikan hawa politik di kedua provinsi tidak serupa.

Sehingga, lanjutnya, hasil yang terjadi pada Pilkada Gubernur Jakarta beberapa waktu lalu tidak akan memengaruhi suara dalam Pilgub Jabar tahun 2018 mendatang.

Sebab 70 persen masyarakat Jabar yang didominasi oleh kalangan pedesaan lebih gemar mencari referensi dengan menonton televisi. Berarti 30 persen sisanya memilih menggali informasi melalui penelusuran internet.

Ini berbeda dengan budaya informasi yang terjadi di Jakarta di mana nyaris 100 persen warganya gemar mencari sumber informasi dari kedua media tersebut.

“Jadi selama isu negatif tidak terinformasikan secara masif di televisi saya kira tidak akan mempengaruhi. Kalau di Jakarta dibombardir keduanya baik televisi maupun media (cetak dan online),” ujar Emil, Jumat (9/6).

Pernyataan tersebut diungkapkan Emil ketika menanggapi hasil survei yang dilakukan Indo Barometer di mana menyertakan namanya dalam posisi teratas mengungguli Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

“Survei terakhir saya mengalami kenaikan. Ini mengindikasikan bahwa isu tentang Jakarta dan saya yang didukung Nasdem tidak terlalu memengaruhi keputusan pemilih Jawa Barat,” ujar Emil.

Lebih lanjut Emil mengatakan, hasil survei tersebut membuktikan bahwa faktor figur kandidat calon lebih berpengaruh dari pada citra partai politik yang menyertai di belakangnya.

Apalagi suburnya pemberitaan di berbagai media mengenai kinerja positif Emil dalam memimpin Bandung dinilai sebagai faktor pendorong yang membuat elektabilitasnya meningkat.

“Saya senang dengan hasilnya. Bukan karena posisi saya pertama tapi mengindikasikan bahwa Jakarta dan Jawa Barat itu berbeda,” ujar Emil. (Juf/RJN)

Comment

No More Posts Available.

No more pages to load.