oleh

Perayaan Cap Go Meh, Masyarakat Cirebon Padati Vihara Dewi Welas Asih

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Vihara Welas Asih Merayakan Cap Go Meh 2569 dengan menggelar kirab budaya, Jumat (2/3) sekitar pukul 14.15 WIB. Seluruh masyarakat Cirebon dari berbagai daerah merayakannya, bahkan beberapa penampilan kirab didatangkan langsung dari Hong Kong yaitu Kelabang merah.

Adapun rute kirab budaya tersebut dimulai dari Vihara Dewi Welas Asih, BAT, Jl. Pasuketan, Jl. Pekiringan, Jl. Prujakan, Jl. Sukalila Selatan, Jl. Karanggetas, Jl. Winson, Pasar Kanoman, Jl. Talang, Jl. Yos Sudarso, dan berakhir di Vihara Dewi Welas Asih.

Dalam sambutannya Wakil Ketua Panitia sekaligus Perwakilan Vihara Dewi Welas Asih, Iwan Santoro berharap perayaan ini sebagai simbol persatuan dimana sebagai semboyan negara Indonesia.

“Semoga Cirebon lebih aman dan nyaman, serta sesuai semboyan negara Indonesia Bhineka Tunggal Ika. Acara ini dapat terlaksana atas partisipasi semua pihak, melalui dukungan moril maupun materil,” ungkap Iwan dalam sambutannya, Jumat (2/3).

Pjs Walikota Cirebon, Dedi Taufikurahman juga berharap Kota Cirebon sebagai Worldclass Destination atau wisata budaya kelas dunia. Perayaan kirab budaya Cap Go Meh merupakan salah satu kekuatan Cirebon sebagai warisan budaya yang harus dipertahankan.

“Kota Cirebon sebagai multieknik harus terus melestarikan budaya, agar budaya Kota Cirebon menjadi Wordclass desination. Hal ini karena Kota Cirebon multi etnik, secara filosofis dan historis memiliki kekhasan yang unik,” kata Dedi saat hendak melepas kirab.

Cirebon sebagai kota metropolitan memiliki entitas budaya yang multieknik salahsatunya adalah eknik Thionghoa. Hal ini karena Cirebon sudah terkoneksi secara cepat dengan Ibukota Jakarta yang terkoneksi melalui Tol Cipali.

“Cirebon Raya memiliki nilai
potensi kearifan lokal yang luar biasa, salahsatunya perayaan Cap Go Meh yang diselenggarakan oleh Vihara Welas Asih,” tukas Dedi.

Ia mengajak masyarakat Cireboj untuk mengikuti kirab budaya Cap Go Meh sebagai simbol persatuan dan pelestarian budaya.

Terdapat 16 Joli yang akan diarak, dimulai dari Dewi Kwan Im, Tiap Kak Sie, Kwan Im Po Sat, dan lain sebagainya yang didatangkan dari berbagai daerah.

Turut hadir pula beberapa tokoh seperti dua Paslon Pilkada Kota Cirebon Oki-Edo dan Azis-Eti, mantan walikota Cirebon dua periode Subardi, pangeran Keraton Kanoman Khodiran, Kerajaan Singapura, dan lain-lain.(Juf/RJN)

Komentar

News Feed