Pemkab Bekasi Akan Bentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting

- Redaksi

Sabtu, 12 Maret 2022 - 17:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki, saat menghadiri acara Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN-PASTI) yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang berlangsung di The Trans Luxury Hotel, Batununggal, Kota Bandung, pada Jumat (11/3).

i

Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki, saat menghadiri acara Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN-PASTI) yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang berlangsung di The Trans Luxury Hotel, Batununggal, Kota Bandung, pada Jumat (11/3).

 

Bandung – Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten pada pertengahan Bulan Maret, guna menekan kasus dan pencegahan stunting di Kabupaten Bekasi.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan oleh Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki, saat menghadiri acara Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN-PASTI) yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang berlangsung di The Trans Luxury Hotel, Batununggal, Kota Bandung, pada Jumat (11/3).

 

“Sesuai dengan arahan Pak Wakil Gubernur, kami siap membuat Tim Percepatan Stunting ditingkat Kabupaten dan segera berkoordinasi dengan dinas terkait,” ujar Plt. Bupati Bekasi saat diwawancarai.

Baca Juga :  Program Jumat Berkah Istri Plt Wali Kota Bekasi Blusukan Ke Gang-Gang Sempit

 

Lebih lanjut, dirinya mengatakan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara pemenuhan gizi yang baik bagi keluarga, guna menghindari meningkatnya kasus stunting.

 

“Banyak hal yang kita lakukan, mulai dari memberikan edukasi kepada para ibu-ibu untuk memenuhi gizinya untuk anak-anaknya, memberikan asi ekslusif untuk bayinya, mampu merawat dengan baik,” katanya.

 

Plt. Bupati Bekasi juga menjelaskan bahwa, pencegahan stunting sangat penting dilakukan, karena stunting merupakan kondisi kesehatan yang menyangkut masa depan sebuah negara. Ia juga menerangkan stunting dapat dicegah sejak remaja, pra nikah, dan ibu hamil.

Baca Juga :  Tahapan Pemisahan PDAM TIRTA BHAGASASI BEKASI

 

“Ini sangat penting dilakukan untuk mencegahnya, karena stunting suatu kondisi kesehatan yang menyangkut masa depan sebuah negara. Dapat dicegah dimulai dari remaja, pra nikah dan ibu hamil.” jelasnya.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur, Uu Ruzhanul Ulum, yang juga membuka secara resmi acara tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang didukung oleh Pemerintah Pusat dan Daerah. Dalam mendukung hal tersebut menjadi zero kasus, diperlukan pula adanya akselerasi dan visi misi diwilayah masing-masih.

 

“Diperlukan adanya dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk program pencegahan bertambahnya stunting. Para Bupati/Walikota diharapkan memiliki akselerasi dan visi misi untuk mendukung ini menjadi zero kasus.” pungkasnya.

Baca Juga :  Lagi, Bupati Bekasi Temui Perusahaan Sosialisasi Perbup Ketenagakerjaan

 

Tidak hanya itu, Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil, menyampaikan dukungan dan dorongannya dalam mengentaskan masalah stunting dengan 3 hal, yakni pola asuh, pola makan dan sanitasi. Ia menuturkan, BKKBN pun memiliki Tim Pendamping Keluarga yang beranggotakan Kader KB, Kader PKK dan gabungan bidang diwilayah masing-masing.

 

“Dari 10 program PKK mencakup kehidupan masyarakat, seperti adanya program ini akan didorong oleh 3 hal, juga kami bersama BKKN memiliki Tim Pendamping Keluarga yang berasal dari Kader KB, Kader PKK dan gabungan bidan-bidan.” tuturnya.

 

(Prokopim Pemkab Bekasi).

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo
PERSIB U15 Kembali Bawa Pulang Gelar Juara Nasional Piala Soeratin 2026
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:27 WIB

32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo

Berita Terbaru