Pembayaran Tol Non Tunai Mulai Berlaku 31 Oktober 2017

- Redaksi

Rabu, 20 September 2017 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Mulai 31 Oktober 2017, pembayaran di jalan tol Indonesia akan dilakukan sepenuhnya secara non tunai atau e-money. Pemberlakuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembayaran di gerbang tol. Hal tersebut diungkapkan oleh M. Abdul Majid selaku Kepala Bank Indonesia Cabang Cirebon saat mengadakan Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Linggarjati Bank Indonesia cabang Cirebon hari Rabu (20/9).

Untuk mempersiapkan hal tersebut, Bank Indonesia bekerja sama dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Kementrian Perhubungan, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dan beberapa bank terkait untuk mewujudkannya.

Baca Juga :  Pengurus Forkomda Puspa Kota Bekasi Resmi dilantik

“Sistem pembayaran elektronik di jalan tol akan menerapkan inteekoneksi dan interoperabilitas melalui Secure Access Module (SAM) Multi Applet, yaitu sistem penerapan infrastruktur yang mendukung penerapan multi bank penerbit untuk menyediakan layanan uang elektronik secara interkoneksi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masing-masing perbankan seperti BNI, Mandiri, BTN, BCA, dan BRI telah mempersiapkan segala yang dibutuhkan, seperti kartu e-money, kemudahan dalam pengisian atau top up.

Baca Juga :  Wakil Menteri BUMN Tinjau Pengaturan Lalu Lintas Libur Nataru 2024/2025 di Jasamarga

Menurut Suyitno, selaku Operation General Manager PT Lintas Marga Sedaya, sebelum tanggal 30 Oktober 2017, akan diujicobakan di beberapa Gerbang Tol (GT), baik Intrant maupun Exit. Adapun GT yang dimaksud adalah GT Sumber Jaya pada tanggal 10 Oktober 2017, GT Kalijati tanggal 12 Oktober 2017, GT Kertajati tanggal 17 Oktober 2017, GT Cikedung tanggal 19 Oktober 2017, GT Subang tanggal 24 Oktober 2017, dan GT Palimanan tanggal 29 Oktober 2017. Kesemua itu masih bisa menerima pembayaran tunai maupun non tunai. Lalu tanggal 31 Oktober, baik Intrant ataupun Exit sudah mulai berlaku non tunai.

Baca Juga :  2.478.800 Liter Air Telah Disalurkan Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kabupaten Bekasi

“Saat ini kami sudah melakukan sosialisasi melalui media, spanduk, jembatan, gerbang tol, dan menulis surat ke pengusaha-pengusaha yang menggunakan truk,” tuturnya.

Untuk top up atau pengisiannya, bisa dilakukan di retail-retail, mobile banking, internet banking, minimarket, gerbang tol, rest area, dan lain-lain.

“Dengan adanya sistem pembayaran tersebut, semoga masyarakat dapat nyaman melakukan perjalanan,” harapnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan
Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:02 WIB

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:12 WIB

Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Berita Terbaru