PC Ansor Cirebon Desak Perda Tentang Tenaga Kerja Lokal Di Kabupaten Cirebon

- Redaksi

Senin, 8 Oktober 2018 - 20:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ustad Ujang Bustomi.

i

Ustad Ujang Bustomi.

RJN, Cirebon – Ditengah geliat pembangunan yang terjadi di Kabupaten Cirebon masih ada permasalahan yang menimpa tenaga kerja lokal dimana pihak perusahaan masih enggan menerima tenaga kerja lokal. Hal ini menjadi keprihatinan bagi Gerakan Pemuda PC Ansor Kabupaten Cirebon.

Adalah Ketua GP Ansor Kabupaten Cirebon, HM Ujang Busthomi yang mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dan DPRD Kabupaten Cirebon untuk segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang tenaga kerja lokal.

“Kami ingin semua tenaga kerja, pada semua perusahaan yang ada diwilayah Kabupaten Cirebon 75% (persen) penduduk Cirebon,” ujarnya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di komplek Padepokan Anti Galau Mundu Cirebon, Senin (8/10/2018).

Masih menurut Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Cirebon, Kabupaten Cirebon yang semakin berkembang, khususnya Cirebon Timur yang akan dijadikan sentra industri, tentunya membutuhkan banyak tenaga kerja. Namun, hingga kini belum ada aturan mengenai persentase tenaga kerja, antara tenaga kerja lokal dan luar daerah. Sehingga, tidak sedikit warga Kabupatem Cirebon yang kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Banyak warga datang dan mengeluh dengan kondisi sulitnya mendapatkan pekerjaan sehingga kami mendesak Pemda dan DPRD untuk membuat aturan ketenagakerjaan. Misalnya, 75 persen bagi warga lokal dan sisanya luar daerah. Bila perlu, tenaga ahli dari daerah,” katanya
Pria yang biasa dipanggil Ustad Ujang.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Kuningan Ciduk Seorang Pengedar Sabu dan Ganja

Beliau menceritakan tidak sedikit masyarakat yang mengadukan sulitnya mendapatkan pekerjaan. Padahal, yang bersangkutan warga sekitar. Sehingga, dirinya tergerak untuk mendorong Pemda dan DPRD segera membuat aturan ketenagakerjaan dan pihak perusahaan juga, akan mematuhi aturan yang ada.

“Dalam waktu dekat kami akan melayangkan surat untuk melakukan audensi, banyak daerah lain yang sudah membuat aturan ketenegakerjaan, sehingga warga lokal mendapatkan porsi lebih banyak untuk bekerja di perusahaan. Kami siap audiensi, apabila diperlukan,” tegasnya.

Baca Juga :  Sijago Merah Ngamuk, SMK Yadika 6 Hangus Terbakar

Dirinya mengharapkan, pihak terkait segera realisasikan. Mengingat, minimnya tenaga kerja lokal yang bekerja di perusahaan dan perusahaan juga terkesan acuh, dengan melibatkan masyarakat lokal untuk menjadi pekerja. Karena, belum adanya aturan persentase tenaga kerja.

“Kalau sudah aturan dari Pemda dan DPRD, tentunya perusahaan akan patuh dan tenaga kerja lokal lebih banyak bekerja di perusahaan yang diinginkan,” imbuh pria yang menjadi Ketua Padepokan Anti Galau ini.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Berita Terbaru