Parah, PLN Minta Biaya Pemindahan Tiang Gardu Listrik pada Pemilik Lahan

- Redaksi

Kamis, 29 Maret 2018 - 18:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Joni (45), seorang warga Desa Lemahabang Kulon Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon harus menelan pil pahit. Setelah 3 tahun mengajukan permohonan pemindahan aset PLN berupa tiang gardu listrik yang berada di atas lahan miliknya, menemui jalan buntu. Padahal pengajuan sudah dilayangkan baik ke kepada PLN Rayon Ciledug maupun PLN regional Jawa Barat di Kota Bandung sebanyak 5 kali.

Joni merasa tidak habis pikir pihak PLN tidak mau memindahkan tiang listrik yang dijadikan gardu dengan alasan tidak ada anggaran, dan meminta dirinya sebagai pemilik lahan yang harus menanggung biaya pemindahan tiang gardu sebesar Rp 90 jutaan.

Baca Juga :  Puluhan Jurnalis Bekasi Gelar Demo Pemecatan Kapolres Way Kanan Lampung

“Saya ingin gardu tiang listrik itu dipindahkan ke pinggir lahan milik saya dengan tujuan agar tidak membahayakan, juga mengganggu usaha yang akan dibuka. Tapi kenapa PLN malah yang meminta saya yang menanggung biaya pemindahan gardu,” jelasnya saat ditemui awak media di bilangan Sindanglaut, Kamis (29/3).

Masih menurut Joni, hingga hari ini pihak PLN selalu berkelit jika tidak bisa memindahkan dengan alasan tidak memiliki anggaran untuk pemindahan tiang gardu.

“Kami sebagai masyarakat meminta keseriusan dari PLN untuk segera memindahkan gardu listrik ke pinggir lahan milik saya,” tegasnya.

Sedangkan menurut salah satu aktivis dari Lemabaga Swadaya Masyarakat LSM GMBI, Toat mengatakan, jika PLN dalam hal ini telah lalai dan merampas hak masyarakat untuk kelancaran berusaha. Apalagi selama ini PLN pun tidak menyewa lahan untuk tiang gardu di lahan milik masyarakat.

Baca Juga :  Ridwan Kamil akan Komitmen Memajukan Jawa Barat Selama 5 Tahun ke Depan

“Kami merasa perlu menyampaikan protes pada PLN Rayon Ciledug Kabupaten Cirebon agar permasalahan pemindahan gardu ini cepat terlaksana, karena selama ini PLN tidak sewa. Masa masyarakat yang harus bayar biaya pindah gardu. Apalagi sudah bertahun-tahun mengajukan,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB