Obyek wisata Pemandian Banyu Panas Palimanan Mulai Kebanjiran Pengunjung

- Redaksi

Jumat, 30 Juni 2017 - 12:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Obyek wisata Pemandian Banyu Panas Palimanan mulai kebanjiran pengunjung pada masa libur lebaran. Seperti yang terlihat pada Rabu (28/6), ribuan pengunjung sejak pagi hingga sore hari memadati kawasan wisata alam tersebut.

Mereka datang tak hanya dari wilayah III Cirebon, melainkan juga banyak dari luar kota seperti Depok, Tanggerang, Jakarta serta berbagai kota lainnya.

Komarudi, pengurus Koperasi Manunggal Perkasa Indocement yang mengelola kawasan wisata yang berlokasi di samping kawasan Indocement Palimanan itu mengatakan peningkatan jumlah pengunjung mulai terasa sejak hari kedua lebaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lebaran kedua sampai hari ini lumayan meningkat,” katanya kepada RakyatJabarNews.com, Rabu (29/6/2017) kemarin

Untuk tetap menjaga kebersihan kawasan obyek wisata itu, pihak pengelola menambah jumlah petugas kebersihan. Sehingga meski dipadati pengunjung kawasan area wisata ini terlihat asri dan bersih dari sampah.

Pihak pengelola juga selalu memberikan imbauan melalui pengeras suara kepada para pengunjung untuk tidak berendam lebih dari 15 menit. “Kami selalu menghimbau kepada para pengunjung untuk tidak berendam terlalu lama. Maksimal itu 15 menit,” katanya.

Selain untuk berwisata alam, banyak pengunjung sengaja datang ke obyek wisata ini untuk melakukan terapi kesehatan. Dengan berendam di air panas alami yang mengandung belerang dengan suhu air mencapai 60 derajat celcius ini diyakini bisa membantu penyembuhan penyakit kulit, pegal-pegal, rematik, dan sebagainya.

Seperti dikatakan salah satu pengunjung asal Plumbon, Kabupaten Cirebon, Kardana yang menderita sakit asam urat pada kedua kakinya. Ia mengaku baru pertama kali datang ke Pemandian Banyu Panas ini bersama rombongan satu mobil untuk berendam.

“Barangkali sudah (berendam) ke sini jadi sembuh,” kata Kardana.

Selain untuk berwisata alam, banyak pengunjung sengaja datang ke obyek wisata ini untuk melakukan terapi kesehatan dengan berendam air panas di aliran sungai kecil yang melintasi di dalam area obyek wisata tersebut

Informasi yang dihimpun RakyatJabarNews.com menyebutkan, sumber air panas yang berlokasi di Desa Palimanan Barat Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon ini tidak bisa dipisahkan dengan keberadaan batu kapur perbukitan Kromong.

Baca Juga :  Terkait Kepengurusan Baru, Manatan Ketua DPD Nasdem Angkat Bicara

Keunikan dari sumber air panas ini yaitu lokasinya yang berada di dataran rendah. Semburan air dari sumber air panas yang keluar dari perut bumi itu tingginya dapat mencapai 3 meter.

Keindahan lain yang ditawarkan dari semburan yang keluar tersebut mengalir menjadi sungai kecil, hingga membuat aliran sungai berwarna hijau, biru, dan putih. Selain bisa berendam gratis di sungai kecil ini, para pengunjung juga bisa berendam di kolam rendam dengan membayar tiket masuk.

Pihak pengelola juga terus melengkapi berbagai fasilitas untuk pengunjung, seiring semakin dikenalnya obyek wisata ini. Salah satunya dengan menambah kolam rendam untuk anak-anak. Area obyek wisata ini juga dilengkapi dengan fasilitas arena bermain untuk anak-anak. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru