Neneng: Kabupaten Bekasi Kota Layak Anak

- Redaksi

Selasa, 24 Juli 2018 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com,Bekasi– Kabupaten Bekasi ditetapkan menjadi Kabupaten Layak Anak oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Penetapan Kabupaten Bekasi sebagai Kabupaten Layak Anak didasarkan pada penilaian atas beberapa indikator yang telah ditetapkan Pemeritah Pusat belum lama ini.

Kabupaten Bekasi mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diberikan dalam acara Penganugerahan Kota/Kabupaten Layak Anak Tahun 2018, di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (23/07/2018) kemarin.

“Mudah- mudahan anak kita semua selalu dalam perlindungan Allah SWT, kita semua bisa menjaga anak kita untuk menjadi generasi penerus bangsa, dan tentunya kita tau anak adalah sebagai amanah, dan sebagai penjamin kita di surga, mari semuanya warga Kabupaten Bekasi untuk menjaga anak-anak kita semua,” ujar Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas prestasi yang diraih dengan segala kerja keras oleh Tim Gugus Tugas KLA Kabupaten Bekasi yang terdiri dari unsur perangkat daerah dan Stakeholder lainnya seperti Forkompinda, dan Instansi Vertikal lainnya.

Baca Juga :  Pasca Terendam Banjir, Alat Peribadatan di Klenteng Hok Tek Ceng Sin Banyak yang Rusak

“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah mendukung Kabupaten Bekasi sebagai KLA, tanpa kerjasama seluruh pihak tak mungkin bisa tercapai. Oleh sebab itu, penghargaan ini merupakan penghargaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Ia mengatakan, anak adalah titipan Allah SWT dan anak bisa penghantar kita ke surga. Sehingga menurutnya, perhatian khusus bagi anak bukan saja menjadi tanggung jawab orang tua, melainkan pemerintah juga memiliki peran yang penuh bagaimana untuk bisa menjadikan pertumbuhan dan perkembangan bagi anak untuk menjadi generasi yang memiliki daya saing.

“Untuk menjaga secara personal pertumbuhan anak-anak di Kabupaten Bekasi, khususnya memang menjadi peran penting orang tua, dan orang-orang terdekat. Namun, dalam hal ini peran pemerintah adalah bagaimana membuat peraturan daerah yang memberikan perlindungan demi perkembangan seorang anak yang lebih baik dan tidak terkontaminasi,” papar Neneng.

Baca Juga :  Wali Kota Kumpulkan Tenaga Non PNS Dinas Pendidikan di Stadion Patriot Chandrabaga

Ia menambahkan, pihaknya (Pemkab) telah mengupayakan pemberian fasilitas untuk kepentingan anak, hal tersebut merupakan salah satu suatu daerah bisa dijadikan sebagai KLA. “Kita memaksimalkan pendidikan, dan pada tahun depan seluruh SDN di Kabupaten Bekasi akan kita perbaiki dari segi gedung dan fasilitasnya. Selain itu, beberapa taman di kecamatan sebagai sarana prasana tempat bermain anak serta permainan edukasi,” tuturnya.

Demi kepentingan anak, pihaknya juga telah memberikan ruang khusus untuk anak seperti tempat bermain bagi anak di setiap pelayanan public. Baik itu di Puskesmas, serta Rumah Sakit, dan tempat-tempat berbelanja yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Kita upayakan Kabupaten Bekasi bisa menjadi daerah yang ramah anak, sehingga anak-anak bisa happy dan menjadi generasi yang berpotensi membawa Kabupaten Bekasi sebagai daerah bersumber daya manusia yang mampu bersaing dari aspek manapun,” bebernya.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Melalu Disperkimtan Terus Kebut Pembebasan Jalur Kalimalang

Untuk saat ini, ia menyampaikan, focus penanganan anak yang direncanakan pada program kerja Pemerintah Kabupaten Bekasi. Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dilanjutkan melalui Rencana Srategis (Renstra) Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Fokus penanganan anak masuk pada RPMJD kami, dan secara focus sudah masuk Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD). Sehingga, apa yang sudah direncanakan bisa terealisasi karena sudah masuk program kerja,” jelasnya.

Demi kepentingan anak, lanjut Neneng, pihaknya berupaya menciptakan seorang anak sebagai asset sumber daya manusia (SDM). Bisa menjadi individu yang memiliki anti korupsi, jiwa toleransi, jiwa inovatif, dan jiwa kreatif.

“Jadi konsen kita bagaimana bisa menciptakan generasi secara kepribadian yang lebih baik. Oleh sebab itu, dalam hal ini peran orang tua, keluarga, dan lingkungan sangat mempengaruhi bagaimana menciptakan SDM yang berkepribadian positif demi KLA,” pungkasnya. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru