Pemkab Bekasi Melalu Disperkimtan Terus Kebut Pembebasan Jalur Kalimalang

- Redaksi

Sabtu, 2 Maret 2019 - 23:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) terus mengkebut pembebasan jalur kalimalang mulai dari batas kota hingga Cibitung yang saat ini belum tuntas.

Kepala Dinas Disperkimtan, Iwan Ridwan mengatakan bahwa proyek di jalur kalimalang di tahun 2015-2016 ada yang di kerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Bekasi kemudian di tahun 2017-2018 diambil oleh Pemerintah Pusat melalui Kemen PUPR karena untuk memback up kemacetan lalu lintas di jalan tol, pada Jumat (1/3/2019).

“Sekarang ada pembebasan lahan tapi pusat ada proyek nya yang menuju ke arah karawang, nah yang sekarang untuk pembebasan lahan membutuhkan anggaran yang cukup banyak berdasarkan perkiraan dari batas Kota sampai Cibitung untuk membebaskan 5 hektar butuh dana kurang lebih hampir 700 miliar,” ujarnya yang di wawancarai.

Tahun 2018, Disperkimtan mendapatkan alokasi anggaran sebesar 19 miliar untuk kelanjutan pembebasan lahan kalimalang dan itu diukur cuma dapat sepetak bidang tanah dan peta bidang terakhir malah tidak keluar untuk dua desa dan satu kelurahan diantaranya desa tambun, desa setiadarma, kelurahan jatimulya yang di harapkan bisa tuntas dan selesai.

“Ternyata baru datang peta bidang tanahnya pertanggal 22 desember 2018 untuk satu desa saja yaitu desa tambun. Berarti itu satu desa yang bisa kita serap di tahun 2019 pembebasan lahannya,” kata dia.

Sedangkan untuk anggaran pembebasan lahan di tahun 2019, kata Iwan anggaran nya makin berkurang hanya 14 miliar saja. Bahkan di tahun ini juga untuk lampu PJU nya juga akan di realisasikan mulai dari batas kota sampai cibitung, sedang untuk jarak nya tidak begitu hapal namun untuk antar tiangnya sekikitar 30 meter.

“Mudah-mudahan anggaranya cukup minimal sampai desa setia darma antar tiangnya bisa terpasang,” tutupnya. (Advertorial)

Baca Juga :  Tumpah Ruah, Istighosah Habib Lutfi di Banjiri Ribuang Masyarakat Bekasi

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dana Koperasi Epson Rp3 Miliar, Terlapor Desak Polda Turun Tangan
Tri Adhianto Pasang Target Juara Umum Porprov Jabar 2026, Bekasi Siap Buktikan Diri
1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang
Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading
H. Marjaya dan Ombi Bongkar Masalah PSU, Pengembang Diminta Jangan Lepas Tanggung Jawab!
Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU
Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!
Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Kasus Dana Koperasi Epson Rp3 Miliar, Terlapor Desak Polda Turun Tangan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:47 WIB

Tri Adhianto Pasang Target Juara Umum Porprov Jabar 2026, Bekasi Siap Buktikan Diri

Jumat, 6 November 2026 - 22:31 WIB

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang

Jumat, 6 November 2026 - 20:01 WIB

Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading

Jumat, 6 November 2026 - 18:21 WIB

Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU

Berita Terbaru