oleh

Miris, Nasib Patani Tambak Garam di Cirebon Tidak Diperhatikan

RJN, Cirebon – Melimpahnya hasil produksi garan dari para petani tambak garam merupakan potensi yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat petani tambak garam di wilayah pesisir Kabupaten Cirebon, namum hasil produksi garam yang dihasilkan oleh para petani tambak garam di Kabupaten Cirebon ternyata masih memiliki banyak permasalahan.

Masalah yang dihadapi para petani tambak garam akan hasil produksi ternyata terkendala qualitas garam yang masih berada dibawah standar yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga perusahaan BUMN PT.Garam tidak bisa menyerap hasil produksi garam dari para petani tambak garam tradisional.

Kami menyoroti akan nasib sulit para petani tambak garam, Komisi 2 DPRD Kabupaten Cirebon menampung semua aspirasi masyarakat, contohnya keluhan dari para petani tambak garam yang disampaikan pada saat kami melakukan kunjungan kerja di Desa Waruduwur Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon.

“Kami mendorong pihak Pemerintah Daerah agar nasib para petani tambak garam dapat perhatian dari Dinas Kelautan dan Perikanan agar petani tambak garam mampu memproduksi garam yang berkualitas.” Jelas, Cakra Suseno Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Cirebon pada rakyatjabarnews.com saat ditemui seusai melakukan kunjungan kerja di Desa Waruduwur Mundu, Kamis (3/1/2019).

Jika melihat rencana tata ruang wilayah memang ada 71 Kilometer akan beralih fungsi untuk industri.

Sedangkan menurut Kuwu Waruduwur, keluh kesah nasib masyarakat petani tambak yang menggantungan hidupnya dari hasil bertambak garam saat ini mengalami beberapa kesulitan dari mulai faktor alam dan juga dengan menciutnya area tambak garam yang beralih fungsi menjadi area industri berskala Nasional.

“Kami sangat berharap ada perhatian dan solusi bagi masyarakat petani garam khususnya yang di Dusun Kandawaru Desa Waruduwur, ibarat tikus mati dilumbung padi”. Ungkapnya Dudi Suhaedi Kuwu Waruduwur pada rakyatjabarnews.com. Kamis (3/1/2019).

Sedangkan menurut Manager Pemberdayaan Masyarakat dari PT. Cirebon Power, Yusup Hadi Anto sangat mengapresiasi pertemuan di Desa Waruduwur dengan hadirnya rombongan Komisi 2 DPRD, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cirebon sehingga keluhan masyarakat bisa dicarikan solusinya.

“Ini sangat bagus, suasana petemuan juga berlangsung baik, adapun hasil dari kunjungan kerja DPRD dan masukan dari masyarakat maka akan ditindak lanjuti dalam rapat direksi PT. Cirebon Power, mulai dari nasib petani tambak garam dan tenaga kerja lokal jika diperlukan untuk audensi dengan DPRD kami siap,”ujarnya.(ymd/rjn)


Komentar

News Feed