Kota Bekasi – Suasana di Masjid Jami’ Al-Azhar Jakapermai, Bekasi, pada Jumat 28 Maret 2026 , tampak lebih ramai dari biasanya pada penghujung Ramadan.
Masjid ini menjadi tempat singgah bagi para pemudik yang tengah menempuh perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Di tengah lelahnya perjalanan, masjid tersebut hadir bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang istirahat yang hangat bagi para musafir—seolah menjadi “rumah sementara” sebelum melanjutkan perjalanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Agama Nasaruddin Umar turut meninjau langsung fasilitas di masjid yang termasuk dalam program “Masjid Ramah Pemudik”. Ia tampak membaur dengan para pemudik, menyapa, dan berbincang hangat tanpa sekat.
“Siapa di sini yang mudik?” tanya Menag, disambut antusias oleh para jamaah. Beragam jawaban pun terdengar—mulai dari pemudik yang menggunakan sepeda motor, bus, hingga kereta api.
Dalam kesempatan tersebut, Menag menyampaikan doa dan pesan kepada para pemudik agar selalu berhati-hati selama perjalanan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan serta berharap seluruh musafir dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.
Tak hanya itu, Menag juga menyampaikan empati kepada masyarakat yang belum bisa pulang kampung tahun ini. Ia mengajak mereka untuk tetap mendoakan orang tua dan keluarga di kampung halaman.
Sementara itu, keberadaan Masjid Ramah Pemudik mendapat apresiasi dari para pengguna jalan. Ade, seorang pemudik motor dari Tangerang menuju Indramayu, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas yang disediakan.
Ia menyebut, masjid tersebut menyediakan takjil hingga makanan siap saji, sehingga sangat membantu pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Ade juga mengingatkan sesama pemudik, khususnya yang melintasi jalur Pantura, agar tidak memaksakan diri jika lelah dan memanfaatkan masjid sebagai tempat istirahat.
Secara nasional, terdapat sekitar 6.859 masjid ramah pemudik yang disiapkan untuk melayani masyarakat selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus menjamin keselamatan perjalanan para pemudik.(*)









