Terkait penyerapan tenaga kerja lokal, Pj Bupati Dani Ramdan mengatakan, pihaknya akan meminta kepada manajemen PT. Amandina Bumi Nusantara agar perekrutan tenaga kerjanya dari warga Kabupaten Bekasi.
“Ya, ada dua sisi positif dari industri, yaitu membuka lapangan kerja baru dan yang kedua tentu harus berdampak positif terhadap lingkungan, nanti saya akan mintakan ke manajemen agar tenaga kerjanya dari Kabupaten Bekasi,” ucapnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan, masalah plastik merupakan masalah dunia yang harus ditangani dengan baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Plastik itu berbahaya tapi dibutuhkan. Masalah sampah plastik, masalah dunia, harus ditangani dengan baik, pemerintah berkomitmen mengurangi sampah laut sebesar 75 persen pada 2025 dalam upaya mengatasi persoalan polusi plastik dan negara kita Indonesia menjadi salah satu negara paling maju dalam penanganannya,” kata Luhut.
Luhut juga mengapresiasi jalinan kerja sama antara dua perusahaan produksi plastik itu dalam mempromosikan sistem closed-loop yang dinilai mampu memacu pertumbuhan ekonomi sirkular sekaligus membantu mengatasi masalah lingkungan hidup.
“Saya berharap PT. Amandina Bumi Nusantara, memainkan peran mengatasi masalah sampah sekaligus memberi manfaat lingkungan dan sosial melalui sistem closed-loop,” ungkapnya.
Pabrik daur ulang botol plastik Amandina Bumi Nusantara yang memiliki luas 20.000 meter persegi itu, saat ini mampu memproduksi 25.000 ton rPET per tahun, yang berkontribusi nyata mengatasi persoalan sampah plastik di Indonesia. (*)
Halaman : 1 2









