Lahan Bambu Seluas 1 Hektare di Kabupaten Kuningan Terbakar

- Redaksi

Jumat, 4 Oktober 2019 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Aktifitas pembakaran lahan yang tidak terkontrol mengakibatkan lahan perkebunan bambu seluas satu hektare (ha) terbakar. Kebakaran lahan ini terjadi di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jumat (4/10/2019).

Plt Kepala Damkar Kuningan, Khadafi Mufti menjelaskan, kebakaran lahan pertama kali diketahui salah seorang warga asal Winduherang yakni Sule (24) pada pukul 15.00 WIB sore. Saksi langsung melaporkan adanya musibah kebakaran lahan kepada petugas, dan sampai di lokasi kebakaran sekitar 10 menit.

Baca Juga :  DPRD Kota Bekasi Laporkan Hasil Rapat Pansus 15

“Jadi Pak Sule itu saat melintas di jalan antara Cipari ke Winduherang melihat kobaran api yang cukup besar. Saat petugas sampai disana, api memang sudah merembet luas dan besar,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan dengan kondisi kekeringan saat ini, lanjutnya, api yang terbakar merembet cepat karena kebanyakan ilalang dan ranting bambu yang cukup kering. Api itu diduga muncul pertama kali dari kebun bambu yang terbakar.

Baca Juga :  Vidio dan XL Axiata Kerja Sama Hadirkan Akses Tayangan Hiburan Tanpa Batas di XL Home

“Kita turunkan satu kendaraan Damkar dan empat orang anggota dari Regu Satu berangkat menuju TKP. Dibantu warga setempat, api dapat dipadamkan sekitar dua jam lebih, mengingat jangkauan kebakaran sangat luas sekitar satu hektare,” jelasnya.

Ditambah saat penanganan pemadaman itu, pihaknya dibantu tenaga warga masyarakat dan personil dengan jumlah yang terbatas. Terlebih jarak jangkauan kendaraan Damkar juga terbatas, sehingga memerlukan waktu yang lama untuk pemadaman api.

Baca Juga :  Nashas, Pemuda 17 Tahun Meregang Nyawa Saat Menanti Kedatangan Sang Ibunda

“Penyebab kebakaran diduga dari aktifitas warga saat membakar lahan. Total kerugian ditaksir sekitar Rp5 juta, karena ada ada pohon bambu, pohon albasiah, dan pohon mahoni yang terbakar,” sebutnya.

Pada musibah ini, Ia memastikan tidak ada korban jiwa. Sebab areal tersebut cukup jauh dengan permukiman warga, dan sebagian besar wilayahnya memang ditumbuhi pepohonan dan lahan bambu.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru