Kuwu dan Masyarakat Curug Wetan Rutin Donorkan Darah Tiap Tiga Bulan Sekali

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kuwu beserta Perangkat Desa dan masyarakat Curug Wetan Kecamatan Susukan Lebak Kabupaten Cirebon rutin mendonorkan darah kepada PMI selama tiga bulan sekali. Hal itu dilakukan karena selama ini Kabupaten Cirebon masih krisis stok darah.

Jaenudin selaku Kuwu Curug Wetan mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini untuk kemanusiaan, karena dengan berdonor darah secara rutin bisa membuat tubuh kita semakin segar dan membuat pola hidup sehat bagi pendonor.

“Donor darah rutin itu membuat seger badan mas,” ungkapnya saat ditemui awak media hari Senin (30/10).

Zezen, sapaan akrabnya ini sudah 3 kali berturut-turut Pemerintah Desa dalam hal ini Kuwu beserta para Perangkat Desa dan Lembaga Desa, serta mengajak masyarakat umum untuk mendonorkan darah ke PMI agar membantu ketersedian stok darah di Kabupaten Cirebon.

“Kami bersama para Perangkat Desa dan mengajak masyarakat untuk mendonorkan darah ke PMI Cirebon yang masih ke kurangan stok darahnya,” jelasnya.

Zezen berharap masyarakat Curug Wetan makin sehat melalui donor darah rutin dan semakin bahagia karena selain menyehatkan, juga secara tidak langsung bisa beramal sosial.

“Alhamdulillah selain sehat jika rutin akan membuat bahagia karena ini salah satu bentuk amal sosial,” jelasnya.

Sedangkan menurut Riesta Kepala Recruitment Donor Darah Sukarela (DDS) yang membawahi 18 Kecamatan di wilayah Cirebon Timur mengatakan bahwa memang untuk stok darah PMI belum bisa mencukupi karena setiap bulannya baru bisa menyediakan 40% stok darah yaitu baru 2.500 labu darah.

“Kami masih sangat kekurangan karena pada akhir bulan ini baru masuk 2500 labu darah padahal ke butuhan sekitar 6000 labu darah perbulannya jadi baru 40% saja,” jelasnya.

Riesta menambahkan, PMI sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Curug Wetan yang telah rutin mendonorkan darah. Dan jika saja banyak Kuwu seperti Kuwu Zezen, maka stok darah PMI akan tercukupi karena selama 2 tahun ini untuk wilayah di Cirebon Timur baru 5% Desa yang rutin.

“Jika saja banyak Kuwu yang seperti Kuwu Zezen, mungkin kebutuhan darah di PMI akan terpenuhi karena untuk wilayah Cirebon Timur baru sekitar 5% saja Desa yang rutin mengadakan donor darah,” tuturnya.

Selain Desa, menurut Riesta yang selama ini rutin donor darah adalah Lembaga Pendidikan dan Ormas, namun tetap belum mampu memenuhi kebutuhan minimal. Bahkan untuk perusahaan-perusahaan di Cirebon Timur masih sangat minim. Namun Riesta akan terus berusaha maksimal dalam menjalankan tugas.

“Kami berharap ke depan akan berusaha maksimal, semoga banyak desa yang mau rutin donor darah ke PMI karena selama ini baru dari desa, Lembaga Pendidikan dan Ormas atau LSM bahkan untuk Perusahaan atau PT Besar di Cirebon Timur baru 6 perusahaan yang rutin mengadakan donor darah,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Comment