KPwBI Cirebon Berikan Bantuan Pengelolaan Sampah ke Ponpes Buntet

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Buntet dalam rangka implementasi program kemandirian ekonomi syariah dengan tema “Dari Ancaman Menjadi Peluang” di Pondok Pesantren YLPI Buntet, Mertapada Kulon, Astanajapura, Kabupaten Cirebon hari Kamis (30/11).

Adapun bantuan tersebut berupa penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan pelatihan pengelolaan sampah dengan total Rp 50 juta. Kemudian, pemberian bantuan pengelolaan sampah ada dua macam, yaitu dalam bentuk hardware atau peralatannya, dan soft skill kepada anak-anak didik yang ada di pondok pesantren

Kepala KPwBI Cirebon Abdul Majid mengatakan, dengan adanya pelatihan pengelolaan sampah dengan tema dari ancaman menjadi peluang, pihaknya bisa memberikan dorongan kepada peserta didik pesantren, bahwa sampah adalah ancaman yang tidak hanya dalam skala lokal di Cirebon saja, tapi juga secara nasional.

“Ancaman sampah ini sudah menjadi skala nasional, bukan di Cirebon saja,” jelasnya.

Majid melanjutkan, dengan sampah itu dikelola oleh masyarakat di sekitarnya termasuk anak-anak didik yang ada di pondok pesantren, bisa menjadi peluang yang berdampak ekonomi, termasuk pendapatan bagi para anak didik itu sendiri.

“Program ini tidak hanya berhenti sampai sini saja, akan kita lanjutkan setelah kita melakukan evaluasi,” pungkasnya.

Sekretaris Umum Pesantren YLPI Buntet KH. Aris Ni’matullah sangat mengapresiasi kepada Bank Indonesia dengan melakukan program pengelolaan sampah ini. Sama seperti apa yang dikatakan oleh Majid, masalah sampah ini bukan hanya di Buntet saja, tapi wilayah lain hingga nasional.

Menurutnya, Buntet sendiri penduduknya tidak seberapa, tapi sampahnya banyak. Dan ini menjadi masalah. Seperti air yang hanya segelas tidak masalah. Tapi kalau sudah banyak akan bermasalah kalau tidak diseriusi.

“Alhamdulillah, dengan adanya kerja sama dengan BI ini, kitasangat bersyukur karena kita mencari partner bagaimana mengatasi sampah dengan baik. Mudah-mudahan pelaksanaan ini bisa berjalan dengan baik dan masalah sampah bisa teratasi,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Comment

No More Posts Available.

No more pages to load.