RakyatJabarNews.com, Bekasi – Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi menggelar agenda debat kandidat perdana bagi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Gedung Serbaguna Al-Muhajirin, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Rabu (11/4/2018).
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, mengatakan bahwa gelaran ini merupakan sarana masyarakat untuk menentukan pilihannya ke depan.
“Debat ini bisa dijadikan referensi bagi calon pemilih untuk meneguhkan pilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 5 tahun ke depan. Karena ini panggung demokrasi bagi kita semua,” kata Ucu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, debat paslon ini diberikan tema mengenai “Pembangunan Sumber Daya Manusia, Sosial, dan Ekonomi”. Kata Ucu, agenda ini penting untuk disimak dalam sekian banyak tahapan pilkada, karena latar belakang pengangkatan tema berasal dari persoalan Kota Bekasi sehari-hari.
Menurutnya, menjelang pemilihan pada 27 Juni 2018, baik penyelenggara pemilu seperti KPU dan Panwaslu, maupun peserta pemilu, mesti menjaga suasana hajat politik ini tetap berjalan damai.
Dia meminta, siapa pun yang terpilih nantinya harus dapat menerima dengan lapang dada. Sebab, pada dasarnya, pemenang di Pilkada Kota Bekasi merupakan pilihan masyarakatnya sendiri.
“Tentu di ujung perjalanan demokrasi ini, pada akhirnya kita akan melihat ada yang terpilih dan ada yang tidak. Namun, itu semua bukan merupakan akhir, karena siapa pun yang menang tetap saja rakyat Kota Bekasi,” kata Ucu.
Sebagai informasi, agenda digelar mulai pukul 10.00-12.00 WIB. Sementara pemandu acara yang ditunjuk KPU adalah Lulu Lukmiati, presenter Jak TV. Adapun para panelis di antaranya Rektor Unisma, Rektor IBM, dan Direktur Eksekutif Bekasi Institute.(Ant/RJN)









