Kejar PAD 2026, Pemkab Bekasi Fokus Pajak Air Tanah dan Pengawasan Industri

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Bekasi, Hendra. (foto Istimewa).

i

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Bekasi, Hendra. (foto Istimewa).

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi memperketat pengawasan terhadap perusahaan yang masih memanfaatkan air tanah untuk operasional industri.

Kebijakan ini ditempuh guna mendorong pelaku usaha beralih ke layanan air bersih perpipaan milik Perumda Tirta Bhagasasi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah tegas tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2024 yang mengatur pembatasan hingga pelarangan penggunaan air tanah bagi entitas bisnis tertentu.Saat ini, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi masih memprioritaskan penyelesaian pencetakan massal SPPT Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Setelah fase triwulan pertama selesai, pengawasan terhadap pajak air tanah akan menjadi fokus utama dalam mengejar target PAD 2026.Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Bekasi, Hendra, menyatakan pihaknya telah menyusun agenda inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perusahaan yang diduga masih menggunakan air tanah tanpa memenuhi kewajiban perpajakan.

Baca Juga :  Tak Mau Kota Semrawut, Tri Adhianto Bertindak di Akhir Pekan!

“Kami akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kepatuhan perusahaan. Namun, pelaksanaannya tetap menunggu diterbitkannya Peraturan Gubernur Jawa Barat terkait penyesuaian tarif pajak air tanah terbaru,” ujar Hendra.

Menurutnya, kombinasi langkah preventif dan represif diperlukan agar regulasi berjalan efektif serta penerimaan pajak daerah dapat dioptimalkan.Dukungan terhadap kebijakan ini juga datang dari Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi, Bagas Sugeng Triyanto.

Ia mendorong integrasi layanan air bersih di kawasan industri sebagai solusi jangka panjang guna mengurangi ketergantungan terhadap air tanah.Sebagai tindak lanjut, Perumda Tirta Bhagasasi telah menjalin kemitraan strategis dengan PT Kawasan Lintas Banyu Sentosa untuk menyuplai kebutuhan air bersih di Kawasan Industri MM2100.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Orang Ikut Gencarkan Semangat Peduli dan Cegah Diabetes Bersama Tropicana Slim

Kerja sama tersebut ditandatangani pada Februari 2025.Melalui kolaborasi ini, penggunaan air perpipaan di sektor industri diharapkan meningkat signifikan.

Selain mendukung kepatuhan terhadap regulasi, peralihan tersebut juga menjadi langkah konkret menjaga keberlanjutan sumber daya air dan stabilitas lingkungan di Kabupaten Bekasi. (ADV)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB