KPK Merasa Kelelahan dalam Menangani Korupsi

- Redaksi

Sabtu, 19 Mei 2018 - 10:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief menyatakan, bahwa KPK merasa kelelahan dalam menangani kasus korupsi. Dia menambahkan butuh dukungan dari pemerintah dan lembaga publik untuk mendukung penuh pencegahan korupsi.

“Jadi memang harus seluruh aparat pemerintah serta lembaga publik untuk membantu dan mengambil bagian dari upaya pencegahannya itu. Jadi kalau hanya memberantasnya KPK dari segi penindakan belum cukup memadai,” kata Laode, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/5).

Baca Juga :  Fahri Hamzah Kecewa dengan Pernyataan Mahfud MD

Laode mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menghambat Indeks Presepsi Korupsi. Di antaranya sistem perencanaan dan kualitas pelayanan publik yang masih dianggap masih kurang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lihat kualitas pelayanan publik kita, kalau di pertanahan masih ada sogok-sogokan kalau ngurus ktp masih ada seperti itu, BPJS masih begitu juga. Semuanya hanya slogan doang tetapi pelaksanaannya itu belum selesai,” ucap Laode.

Baca Juga :  Imbauan Buat para Pemudik Via JTF Pantura Waskita Tol Road

Untuk menumbuhkan semangat optimisme dalam memberantas korupsi setelah 20 tahun reformasi, Laode mengimbau, pentingnya peran dari masyarakat untuk melaporkan segala bentuk tindak korupsi ke KPK.

“Sekarang masyarakat sudah mulai berani melaporkan, yang melaporkan ke KPK itu makin hari makin banyak, jadi antusiasme masyarakat untuk melapor mengenai tindak pidana korupsi tinggi,” tambahnya

Baca Juga :  Bupati Cianjur di Periksa KPK

Loade menambahkan, peran pemerintah bersama KPK untuk membantu dan memperbaiki e-planing serta e-budgeting dan pengadaan barang dan jasa.

“Kalau tiga ini saja bisa lebih baik ditambah yang tadi sistem pengawasan internal lebih baik saya yakin bisa. Harus diorkrestasi oleh KPK semuanya harus punya niatan yang sama agar lebih baik ke depannya,” pungkasnya.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G
Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan
Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera
10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan
3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik
5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang, SMARTFREN Tawarkan Unlimited hingga 500 Mbps
5G Makin Ngebut di Surabaya, XLSMART Siapkan Ekspansi ke 88 Kota
XLSMART Naikkan Capex Jadi Rp20 Triliun, Perkuat Jaringan dan Perluas 5G
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:44 WIB

Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G

Senin, 28 September 2026 - 18:54 WIB

Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan

Selasa, 22 September 2026 - 17:00 WIB

Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera

Jumat, 18 September 2026 - 12:55 WIB

10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan

Kamis, 10 September 2026 - 08:03 WIB

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik

Berita Terbaru

ilustrasi

Pilkades

Pilkades Bekasi Memanas! 26 Aduan Masuk, Sukaresmi Disorot

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:09 WIB

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB