OTT KPK atas 2 Kementerian Adalah hadiah Kado Tahun Baru Buat Rakyat

- Redaksi

Senin, 31 Desember 2018 - 06:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

ilustrasi petugas kpk.

i

ilustrasi petugas kpk.

RJN, Jakarta– Belum selesai ditangani kasus OTT kementerian pemuda dan olahraga, Tiba Tiba KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT)  lagi. Kali ini KPK menghajar Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), disinyalir OTT pejabat korup di KemenPUPR tersebut terkait Proyek Sisem Pengadaan Air Minum tanggap Bencana di daerah-daerah rawan bencana.

Dengan tangkapan tersebut, Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran (ALASKA) berharap, KPK tidak berhenti dan berpuas diri dengan penangkapan pejabat-pejabat kelas Teri, sehingga KPK harus menelusuri keterlibatan pejabat-pejabat kelas Kakap di dalam KemenPUPR dan Kemenpora tersebut. Mana berani pejabat ikan teri menerima Fee, kalau bukan diperintah oleh atasannya mereka.

Baca Juga :  KPK Lakukan Diskusi Ke Pemkot Bekasi Terkait Pembangunan PSEL TPA Sumur Batu

Menurut pantauan Alaska, sudah sepantasnya kementerian pemuda Dan Olahraga dan KemenPURR kena OTT Oleh KPK. Karena, Data Dan dokumen yang dimiliki Alaska, potensi kerugian negara dari tahun 2015 sampai 2017 sebesar Rp.93.8 milyar di kementerian pemuda dan Olahraga.Sedangkan di kementerian pekerjaan umum dan Perumahaan Rakyat, potensi kerugian negara dari tahun 2015 sampai 2017 sebesar Rp.15.6 Triliun Dan USD.1.047.123

Melihat besar potensi kerugian Negara di kedua lembaga negara tersebut, sudah selayaknya KPK mengembangkan dua kasus OTT KPK ini. Atau Dari kasus kasus OTT KPK atas dua kementerian ini sebagai pintu masuk untuk membongkar paket paket proyek lelang di dua kementerian tersebut.

Yang terakhirnya, kami dari Rakyat atau LSM Alaska, berterimakasih kepada KPK karena sudah memberikan dua hadiah tahun baru atas OTT dua kementerian Negara. kalau boleh meminta, kami dari Alaska meminta KPK untuk segera pantau juga, kementerian ketenagakerjaan. karena potensi kerugian negaranya dari tahun 2015 – 2017 sebesar Rp.127.3 miliar dan USD.9.347.100.

Baca Juga :  Tropicana Slim dan Dinkes Kota Bekasi Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Kampanye #Hands4Diabetes 2025

Dan potensi kerugian Negara di Kementerian ketenagakerjaan lebih besar bila dibandingkan dengan kementerian pemuda dan olahraga.(res/rjn)

Koord. ALASKA

Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran

Terdiri dari

Lembaga Kaki Publik

(Lembaga Kajian dan Analisis Keterbukaan Informasi Publik)

Bersama dengan

Lembaga CBA

(Lembaga Center for Budget Analysis)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
PEVS 2026 Siap Digelar, Hadirkan Kendaraan Listrik dan Cashback Rp200 Juta
16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Toyota Bikin Mobil Makin Pintar, Kini Bisa Diakses Lewat Smartphone
KAMMI Diajak Terlibat Aktif dalam Pembangunan Desa
Rocky Gerung Soroti Ideologi Global, Asep Kusnanto Tekankan Partisipasi Publik
Persija Jakarta Kalah 2-3 dari Persita, Shin Tae-yong Siapkan Evaluasi
Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:26 WIB

PEVS 2026 Siap Digelar, Hadirkan Kendaraan Listrik dan Cashback Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Toyota Bikin Mobil Makin Pintar, Kini Bisa Diakses Lewat Smartphone

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:24 WIB

KAMMI Diajak Terlibat Aktif dalam Pembangunan Desa

Berita Terbaru