Prabowo Pastikan Stok Pangan Aman, Pemerintah Siap Hadapi Ancaman El Nino Godzilla

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memastikan cadangan pangan nasional aman hingga 10 bulan ke depan. Pemerintah juga memperkuat infrastruktur pertanian dan menyalurkan bantuan Rp5,5 triliun untuk menghadapi ancaman El Nino Godzilla.

i

Presiden Prabowo Subianto memastikan cadangan pangan nasional aman hingga 10 bulan ke depan. Pemerintah juga memperkuat infrastruktur pertanian dan menyalurkan bantuan Rp5,5 triliun untuk menghadapi ancaman El Nino Godzilla.

JAKARTA– Presiden RI memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah potensi ancaman fenomena iklim ekstrem El Nino Godzilla. Kepastian tersebut disampaikan usai Presiden menerima Menteri Pertanian di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah melaporkan kondisi cadangan pangan nasional yang dinilai sangat kuat sekaligus memaparkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi memengaruhi sektor pertanian.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa stok beras nasional hingga Juni 2026 mencapai sekitar 5,2 juta ton. Jika ditambah dengan cadangan beras yang tersimpan di rumah tangga, hotel, dan restoran, total ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai 12,5 juta ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan cadangan yang ada saat ini, kebutuhan pangan nasional diperkirakan aman hingga 10 sampai 11 bulan ke depan, atau setidaknya sampai April 2027,” ujar Amran.

Baca Juga :  Aksi Masa Memasuki Jalan Tol, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan

Tak hanya mengandalkan stok pangan, pemerintah juga memperkuat berbagai infrastruktur pertanian guna mengurangi risiko yang ditimbulkan El Nino Godzilla. Sejumlah program strategis telah dijalankan, mulai dari pembangunan embung, irigasi pompa, sumur dalam, program pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, hingga pencetakan sawah baru.

Menurut Amran, langkah-langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga produktivitas pertanian nasional di tengah ancaman perubahan iklim.

“Kami terus memperkuat sistem mitigasi. Lahan yang sebelumnya hanya panen satu kali kini dapat ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali panen dalam setahun. Insyaallah pangan kita aman,” tegasnya.

Di sektor peternakan, pemerintah juga bergerak menjaga stabilitas harga telur dan daging ayam melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk peternak dan Badan Gizi Nasional (BGN). Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong peningkatan konsumsi telur dan ayam dalam program makan bergizi.

Baca Juga :  Ekosistem PNM Ciptakan Pemberdayaan Lintas Generasi, dari UMKM hingga Lapangan Kerja

“Kami berkoordinasi dengan BGN agar konsumsi telur yang biasanya satu kali dalam seminggu bisa meningkat menjadi tiga kali. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tingkat peternak,” jelas Amran.

Selain fokus pada ketahanan pangan, pemerintah juga mempercepat program hilirisasi sektor hortikultura dan perkebunan, termasuk komoditas kopi, kelapa, serta tebu. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan memperkuat ekonomi daerah.

Pemerintah juga melanjutkan berbagai bantuan langsung kepada petani di seluruh Indonesia. Hingga 2026, total luas lahan yang mendapatkan dukungan program pertanian mencapai 870 ribu hektare, termasuk wilayah Papua.

Baca Juga :  Volume Lalu Lintas Transaksi Gerbang Tol Menuju Bandara Soekarno-Hatta Meningkat 14,29%

“Tahun ini bantuan untuk sektor pertanian mencapai Rp3,2 triliun. Jika digabungkan dengan tahun sebelumnya, totalnya lebih dari Rp5,5 triliun. Presiden meminta agar program bantuan ini terus dilanjutkan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” kata Amran.

Bantuan tersebut meliputi penyediaan alat dan mesin pertanian, pembangunan sawah baru, hingga berbagai program peningkatan produktivitas pertanian yang menyasar daerah-daerah strategis, termasuk Papua Barat.

Dengan cadangan pangan yang melimpah, infrastruktur pertanian yang terus diperkuat, serta dukungan besar kepada petani, pemerintah optimistis Indonesia mampu menghadapi ancaman El Nino Godzilla sekaligus menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah tanah air.(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TVRI: Hak Siar FIFA Bukan Hanya Piala Dunia 2026, Berlaku hingga 2027
Meksiko Kalahkan Korea Selatan 1-0, Nobar Piala Dunia TVRI Dihadiri Shin Tae-yong dan Dua Duta Besar
TVRI Pastikan 104 Laga Piala Dunia FIFA 2026 Bisa Ditonton Hingga Daerah Terpencil
Arnanto Nurprabowo Puji Siaran Piala Dunia 2026 TVRI, Messi Hattrick Bikin Media Center Bergemuruh
Tiket Jakarta Fair 2026 Cuma Rp40 Ribu, Bisa Dapat iPhone 17 hingga Mobil!
Promo Bombastis Kacamata Branded di Jakarta Fair 2026, Diskon Tembus 90 Persen!
Keliling Jakarta Fair 2026 Anti Capek! Naik Wara-Wiri Cuma Rp15 Ribu, Begini Rute dan Jadwalnya
VIRAL! Giant Pack Jajanan di Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Ada yang Rela Berdesakan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Prabowo Pastikan Stok Pangan Aman, Pemerintah Siap Hadapi Ancaman El Nino Godzilla

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:00 WIB

Meksiko Kalahkan Korea Selatan 1-0, Nobar Piala Dunia TVRI Dihadiri Shin Tae-yong dan Dua Duta Besar

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:19 WIB

TVRI Pastikan 104 Laga Piala Dunia FIFA 2026 Bisa Ditonton Hingga Daerah Terpencil

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:03 WIB

Arnanto Nurprabowo Puji Siaran Piala Dunia 2026 TVRI, Messi Hattrick Bikin Media Center Bergemuruh

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:44 WIB

Tiket Jakarta Fair 2026 Cuma Rp40 Ribu, Bisa Dapat iPhone 17 hingga Mobil!

Berita Terbaru