KPAI Cirebon: Perkembangan IT Bisa Pengaruhi Kekerasan pada Anak

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kekerasan yang terjadi pada anak bisa diakibatkan oleh perkembangan IT dan video porno. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Cirebon Siti Nuryani S.Pd di acara Tour De Koci 2018 Desa Fiesta di Balai Desa Pabuaran Wetan Kabupaten Cirebon, Minggu (11/1).

Dalam acara tersebut, Yani, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa anak harus diawasi saat menggunakan IT, terutama video game. Sebab, banyak video game yang bertema kekerasan dan pornografi yang kerap dimainkan oleh anak-anak.

Bacaan Lainnya

“Anak-anak perlu dijaga. Sebab, jika dia sudah kecanduan video game, maka akan mengakibatkan berkurangnya IQ, obesitas, dan yang dikhawatirkan, akan melakukan tindakan-tindakan yang ada di video game tersebut,” jelasnya.

Yani melanjutkan, anak-anak akan selalu merasa penasaran, karena hal tersebut terekam dalam otaknya. Sehingga, anak-anak akan meniru, seperti memukul, bahkan melakukan hal pornografi.

“Jika di-scan, otak yang kecanduan pornografi akan sama dengan yang kecanduan narkoba. Sudah mengkhawatirkan,” jelasnya.

Dengan begitu, tambah Yani, jika anak sudah kecanduan video game, apalagi yang mengandung kekerasan dan pornografi, ada baiknya melakukan komunikasi.

Menurut Yani, anak-anak jangan sampai dimarahi, dikatai hal-hal yang jelek, bahkan membanding-bandingkan dengan anak yang lain. Sebab, hal itu akan mengakibatkan semua ucapan negatif tersebut terakm di otaknya dan berdampak buruk pada anak.

“Kita harus CPU (cium, peluk, usap). Jika memang anak melakukan kesalahan, jangan sampai dimarahi. Cukup dengan ucapan-ucapan yang positif supaya tidak berdampak lebih buruk kepada si anak,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *